Hoax : Ibu Dengan Anak Kembar 12 Dipaksa Memilih 1 & 11 Lainnya Dibunuh

hoax 01
Salah satu hoax pilihan kali ini adalah pemberitaan palsu mengenai seorang ibu di Tiongkok yang melahirkan anak kembar 12 dan dipaksa memilih satu yang akan hidup dan sebelas lainnya akan dibunuh seperti foto terlampir diatas sebagai sample dari sebuah laman facebook.

 
Kalimat dalam bentuk teks dari foto diatas itu terlampir dibawah ini :

Hoax

Di China, ibu yang melahirkan anak kembar 12 dipaksa memilih 1 dan 11 yang lain akan dibunuh! Jinan Huang, seorang ibu yang berumur 33 tahun, melahirkan bayi kembar 12 di Shanghai pada hari isnin yang lalu. Jinan, sekarang ini dalam keadaan stabil setelah proses melahirkan selama 31 jam, diberikan peluang selama seminggu oleh kerajaan untuk memutuskan seorang bayi yang akan dipilih untuk dibesarkan. “Saya bersama suami belum boleh memastikan pilihan,” ujar Jinan yang bercakap kepada wartawan beberapa saat setelah kelahiran yang ajaib tersebut terjadi. “Tetapi kami telah mempertimbangkan dengan serius untuk membesarkan seorang bayi lelaki yang lahir pada urutan ke dua. Dia adalah bayi paling berat dan oleh kerana itu kami berharap bayi tersebut akan berumur panjang dan kelak boleh menjaga kami di usia tua nanti.” “Kami pastinya tidak akan memilih bayi perempuan,” tambah suami Jinan. “Kami yakin dengan keputusan kami.” lagi sebelas baki bayi yang tidak dipilih oleh Jinan dan suaminya akan dilemparkan dari atas puncak gunung, sesuai ketetapan yang sudak termaktub dalam Undang Undang Kelahiran Kembar China. Sejak undang-undang ‘Satu Keluarga Satu Anak’ diwartakan pada tahun 1983, kerajaan China sudah membunuh lebih dari 65 juta bayi kembar di negara tersebut. Jinan, yang mengaku bahawa sudah bertahun-tahun berusaha mendapatkan anak, dengan tegas menolak tuduhan bahawa dia mengambil pil kesuburan, sebuah amalan yang juga dijanjikan dengan hukuman mati di China. “Saya tidak mengerti kenapa ini boleh terjadi,” tambahnya. “Kepada seluruh rakyat China dan para pemimpin kami yang terhormat, saya memohon permintaan maaf atas kelahiran bayi kembar kami yang memalukan dan tidak bertanggung jawab ini.” Sifat keperimanusiaan di China rasanya sudah lama PUPUS, kenapa kami berkata begitu? kerana sudah banyak kes, cerita mahupun berita yang kita dengar mengenai bayi dimakan, kanak-kanak didera, kanak-kanak dipukul dan kes kanak-kanak yang dilanggar, namun tiada mana-mana pihak yang mahu tampil untuk membantu!

 
Hoax adalah usaha untuk memberikan informasi palsu agar orang-orang mempercayai sesuatu yang salah sebagai kebenaran. Seorang yang lugu tanpa filtering dan pengetahuan yang memadai dia tergopoh-gopoh menyambut hoax ini dan menyebarkannya . Dengan kemajuan teknologi hoax ini bisa menyebar dengan cepat melalui SMS , BBM dan messenger lainnya , facebook dan media sosial lainnya. Apa tujuan hoax ? Tujuannya beragam dari yang iseng sampai menimbulkan sentimen terhadap suku , agama dan ras hingga negara tertentu.
 
Hoax kali ini jelas bertujuan menimbulkan rasa belas kasihan yang berlebihan untuk informasi yang berlebihan dan munculnya rasa sentimen terhadap sasaran informasi itu.
 

Kutipan 1

Sejak undang-undang ‘Satu Keluarga Satu Anak’ diwartakan pada tahun 1983, kerajaan China sudah membunuh lebih dari 65 juta bayi kembar di negara tersebut.

Sesuatu yang jenaka muncul disini dengan term “Kerajaan” China. Padahal China sudah jelas sebuah republik , PRC (People Republic of China) . Informasi palsu ini juga memplintir kebijakan “one child policy” di Tiongkok. Dalam kasus melahirkan anak kembar maka tidak ada penalti yang dikenakan . (China Daily , 14 February 2006)
 
HOAX FOTO
 
Informasi palsu ini juga memanipulasi foto untuk mendukung kebohongan.
 
hoax 01

 

Bandingkan dengan foto dari media resmi Telegraph. Terlihat jelas dari media Telegraph bahwa foto yang dimaksud adalah menunjukkan sebuah rumah sakit di Tiongkok yang sedang merayakan kelahiran enam anak kembar dalam rentang enam hari. Dua belas bayi kembar itu dilahirkan di Wuhan , Provinsi Hubei antara 17-22 April .
 
 
hoax counter
 
A Chinese hospital has enjoyed a baby boom after six sets of twins were born there in the space of just six days. The 12 babies were all born at Wuhan 11th Hospital in central China’s Hubei Province between 17-22 April. Three of the six pairs are twin brothers, two pairs are a boy and a girl and there is also a pair of twin girls. here…http://www.telegraph.co.uk

***

Salah satu ciri hoax lainnya adalah lebih banyak penghakiman daripada menyajikan informasi , seperti mengatakan “sifat keperimanusiaan di China rasanya sudah lama PUPUS”.

Kutipan 2

Sifat keperimanusiaan di China rasanya sudah lama PUPUS, kenapa kami berkata begitu? kerana sudah banyak kes, cerita mahupun berita yang kita dengar mengenai bayi dimakan, kanak-kanak didera, kanak-kanak dipukul dan kes kanak-kanak yang dilanggar, namun tiada mana-mana pihak yang mahu tampil untuk membantu!

Adalah terlalu naif melakukan demonisasi terhadap sebuah negara seolah-olah 100% bukan manusia atau kehilangan sifat keperimanusiaan. Penjara dinegara manapun tetap penuh , kriminalitas tetap ada saja di negara apapun termasuk Indonesia , Tiongkok dan Amerika Serikat.

 
 
Yang betul adalah sifat kewaspadaan para pembaca sudah lama pupus dan tanpa sadar menyebarkan informasi palsu seperti ini kemana-mana dan tanpa sadar pula memperluas pembodohan masyarakat.

</span></strong>

<strong><span style="font-size:small;">http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3648-hoax-ibu-dengan-anak-kembar-12-dipaksa-memilih-1-11-lainnya-dibunuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s