The House of Tokugawa

Bentara.Asia| House of  Tokugawa berasal dari Tokugawa Ieyasu yang mendirikan shogunate Tokugawa. Dia berasal dari klan Matsudaira, penguasa Mikawa.. Sistem vassal di Jepang menggunakan sistem tawanan. Karena klan Matsudaira tergolong lemah di banding penguasa tetangga seperti Klan Imagawa dan Klan Owari , Di masa kanak-kanak Ieyasu banyak menghabiskan waktu sebagai tawanan.

Oda Nobunaga mengambil alih kepemimpinan klan Oda dan mulai bangkit sebagai daimyo terbesar. Nobunaga melakukan proses unifikasi terlebih dahulu di Owari. Di tahun 1560, dalam konfrontasinya dengan klan Imagawa , perang Okehazama ,  Nobunaga berhasil mengalahkan Imagawa yang berkekuatan 30000 orang dengan bermodalkan 2000 prajurit. Kemenangan spektakuler diraih melalui serangan kilat.Beruntung saat itu Ieyasu , yang merupakan klan bawahan Imagawa , tidak terlibat dalam perang Okehazama.

Ieyasu memulai aliansi terpentingnya dengan Nobunaga. Melalui aliansinya ini , Ieyasu perlahan-perlahan memiliki pengaruh dan kekuasaan yang melampaui provinsi asalnya, Mikawa. Bersama Nobunaga , Ieyasu mengalahkan klan Takeda yang juga berpengaruh, di bawah Takeda Shingen. Keberuntungan diraih Ieyasu-Nobunaga saat Takeda Shingen meninggal sementara suksesornya tidak kompeten. Kemenangan atas klan Takeda adalah kemenangan terpenting yang menghantarkan Nobunaga sebagai daimyo terkuat di Jepang , disusul Ieyasu sebagai yang kedua.

Di tahun 1582 , Akechi Mitsuhide menghianati Nobunaga dan melakukan kudeta berdarah. Nobunaga gugur di kuil Honoji. Sementara pengikut utama Nobunaga sedang berada di berbagai front . Hideyoshi sedang berada di front Barat melawan klan Mori (Mori Terumoto). Ieyasu sedang berada di sekitar Osaka. Shibata Katsuie , salah satu pengikut senior Nobunaga sedang berhadapan dengan klan Uesugi (Uesugi Kenshin).  Akechi secara diam-diam mengirim surat kepada Mori Terumoto untuk beraliansi , tapi suratnya bocor di tangan Hideyoshi. Hideyoshi yang marah dan setia , dengan cerdik membuat perjanjian gencatan senjata dengan Mori dan dalam 10 hari melakukan perhitungan dengan Akechi. Langkah cepat Hideyoshi ini mendahului Ieyasu dan Shibata Katsuie. Hideyoshi menghabisi Akechi dalam hitungan hari dalam perang Yamazaki. Sejak peristiwa ini Hideyoshi secara de facto adalah suksesor Nobunaga.

Perebutan kekuasaan pasca-Nobunaga tidak berhenti sampai disitu. Ieyasu mendukung anak Nobunaga lainnya , Oda Nobutaka . Sementara itu , Hideyoshi mendukung Oda Nobukatsu. Hideyoshi berhasil mengalahkan Ieyasu dengan cara yang simpatik. Ieyasu yang berada di ambang kekalahan di tawari pembagian daerah. Ieyasu menerima tawaran itu dan menjadi pengikut utama Hideyoshi.

Ieyasu bersama Toshiee Maeda , Ukita Hideie , Uesugi Kagekatsu , Mori Terumoto kemudian di tunjuk Hideyoshi menjadi five regents (tairo) untuk mengamankan suksesi Hideyoshi terhadap anaknya Hideyori.

Tahun 1598, Hideyoshi wafat mengakibatkan konflik perebutan kekuasaan karena anaknya, Hideyori masih berusia lima tahun. Setahun kemudian , Toshiee Maeda juga wafat . Ieyasu sebagai yang paling berpengaruh dalam lima tairo itu mengambil kesempatan untuk mengambil alih kepemimpinan. Konflik perebutan kekuasaan ini berujung pada meletusnya perang Sekigahara di tahun 1600. Ishida Mitsunari memimpin pasukan Barat melawan Tokugawa Ieyasu yang memimpin pasukan Timur. Tiga tairo , Ukita , Mori , dan Uesugi mendukung Ishida Mitsunari.

Ieyasu berhasil memenangkan perang paling menentukan dalam sejarah Jepang. Dengan kemenangan ini , Ieyasu menjadi penguasa de facto Jepang dan mendirikan shogunate Tokugawa yang bertahan selama dua setengah abad lebih , sampai di tumbangkan oleh Restorasi Meiji di tahun 1868.

Silsilah Tokugawa

1. Tokugawa Ieyasu, ruled 1603–1605

2. Tokugawa Hidetada, r. 1605–1623

3. Tokugawa Iemitsu, r. 1623–1651

4. Tokugawa Ietsuna, r. 1651–1680

5. Tokugawa Tsunayoshi, r. 1680–1709

6. Tokugawa Ienobu, r. 1709–1712

7. Tokugawa Ietsugu, r. 1713–1716

8. Tokugawa Yoshimune, r. 1716–1745

9. Tokugawa Ieshige, r. 1745–1760

10. Tokugawa Ieharu, r. 1760–1786

11. Tokugawa Ienari, r. 1787–1837

12. Tokugawa Ieyoshi, r. 1837–1853

13. Tokugawa Iesada, r. 1853–1858

14. Tokugawa Iemochi, r. 1858–1866

15. Tokugawa Yoshinobu, r. 1867–1868 (Restorasi Meiji)

16. Tokugawa Iesato ,  (1868-1940)

17.Tokugawa Iemasa, (1940-1963)

18. Tokugawa Tsunenori (1963-sekarang)

19. Tokugawa Iehiro.

The Last Tokugawa

House Tokugawa masih menyisakan keturunan pasca Restorasi Meiji 1868. Pemimpin “house of Tokugawa” sekarang adalah Tokugawa Tsunenori.

Tokugawa Tsunenori masih aktif di bisnis shipping , Nippon Yussen dan juga mendirikan yayasan Tokugawa (Tokugawa Foundation) di tahun 2002. Di tahun 2007 , Tsunenori menerbitkan buku berjudul Edo no idenshi 江戸 (の 遺伝子), dirilis dalam bahasa Inggris pada tahun 2009 sebagai ” Edo Inheritance,” . Misi Tsunenori adalah menangkis pendapat umum yang menyebut masa shogunate Tokugawa atau Edo Period sebagai “dark ages”.

[sub artikel : the last ‘shogun’ | tokugawa iehiro ]

Bentara.Asia | Shinmen Takezo |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s