Benito Mussolini | Perjalanan Mantan Agen Rahasia Inggris

Bentara.Asia –  Benito Mussolini alias Il Duce adalah pemimpin de facto Italia , dimana Italia berada dalam poros Axis bersama Jerman dan Jepang dalam Perang Dunia II. Italia adalah titik lemah bagi poros Axis , yang lebih sering menyebabkan efek domino kekalahan daripada memberikan kontribusi penting bagi kemajuan Axis. Pribadi Mussolini yang ambisius tapi tidak memperhitungkan kekuatan diri sendiri. Hal ini terlihat dari kegagalan Italia menganeksasi Yunani dan malah berbalik kalah, yang berdampak panjang bagi persiapan Jerman dalam menyerang Sovyet.

Beberapa arsip dokumen telah mengungkapkan bahwa Mussolini mendapatkan bayaran dengan upah £100 dari MI5. Tugas Mussolini adalah melakukan propaganda bagi Inggris dalam keterlibatan Inggris di Perang Dunia I.  Pembayaran itu di lakukan oleh Sir Samuel Hoare , seorang anggota parlemen dan MI5’s pria di Roma, yang mengelola sebuah staf yang terdiri dari 100 perwira intelijen Inggris di Italia pada waktu itu.Upah Mussolini saat itu setara dengan £6000 dollar pada masa sekarang dalam seminggu. Atau setara gaji £24000 dalam sebulan. Hoare menyebut proses rekruitmen Mussolini dalam memoarnya di tahun 1954.

Mussolini , seorang jurnalis berusia 34 tahun waktu itu , berjanii untuk mendukung Inggris dalam mengontrol media yang di kuasainya dan juga mengirim unit fasis baju hitamnya untuk meredakan unjuk rasa pro perdamaian di Milan. Mussolini berkepentingan agar Italia terlibat dalam Perang Dunia I merebut kembali wilayah Italia yang diduduki Austria – Hongaria. Sementara Inggris bekepentingan untuk menarik Italia ke dalam perang , sehingga memperlemah kedudukan poros Sentral (Jerman , Ottoman , Austria Hongaria).

Setelah gencatan senjata, Mussolini memulai naik ke tampuk kekuasaan, dengan melakukan kudeta di dukung oleh pasukan fasis “blackshirt” mendirikan pemerintahan fasis di Italia, Setelah berkuasa , Mussolini berusaha meraih kembali pengaruh Italia di beberapa kawasan Afrika. Pakta Hoare-Laval di tahun 1935 memberikan italia kontrol penuh terhadap Abyssinia (Ethiopia)

Klien Hoare , Mussolini akan menjadi senjata makan tuan bagi Inggris , saat Italia mengumumkan perang dengan Inggris dalam perang dunia II. Mussolini ada di pihak Axis bersama Jepang dan Jerman . Perang Dunia II berlipat ganda derajat kerusakannya jika di bandingkan Perang Dunia I.

Italia menjadi titik lemah bagi Axis. Seperti yang sudah di sebutkan. Italia tidak bisa mendukung Jerman dalam operasi di Afrika . Rommel kekurangan logistik karena bantuan dari Jerman melalui wilayah Italia , di potong oleh kekuatan laut Inggris. Armada laut Italia tidak berkutik melawan kekuatan Inggris. Mussolini juga melakukan blunder , dengan upaya aneksasi Yunani yang akibatnya malah Italia yang lari tunggang langgang di kejar calon mangsanya. Inggris mendapat kesempatan dengan pijakan Yunani akibat serangan Italia ini. Kelak basis di Yunani menjadi penting bagi sekutu untuk memborbardir ladang minyak Jerman di Ploesti Rumania. Blunder Mussolini juga mengakibatkan dampak tidak langsung bagi kegagalan Jerman menginvasi Sovyet. Mau tidak mau , sebagian kekuatan Jerman di alihkan buat mengatasi dampak Yunani.

Kepribadian Mussolini yang tidak mau kalah dengan partnernya , Hitler , membuat dia gagal berkali-kali . Semangat besar tenaga kurang. Belum lagi Perang Dunia II memasuki ending , Italia di tahun 1943 sudah jatuh ke tangan sekutu. Mussolini bersama kekasihnya Clara Petachi di eksekusi oleh Partisan Italia di kota Milan. Mayat keduanya di gantung dan di perlihatkan di depan umum.

@shinmen takezo

Bentara.Asia | A History

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s