Agama Agama Kuno Iran Di Tiongkok Pada Jaman Dinasti Tang

Huang Dada | Dinasti Tang di puncak kejayaannya , di jamannya apalagi di era Hsuan Tsung (713-756)  memang menjadi sentral dunia , “the middle kingdom” (lavaissiere 2002) , dari segala ukuran , ekonomi , teknologi . Tiga dari penemuan terpenting Tiongkok yang disebut Francis Bacon sudah ada pada masa itu.  Singkatnya Dinasti Tang merupakan adidaya pada jaman itu dominan jika di bandingkan dengan kristendom , islamdom dsbnya. Tidak heran dari arah barat pada berbondong-bondong memasuki wilayah Tang.

Motif migrasi ada berbagai jenis salah satunya adalah umat agama yang sedang terdesak oleh agama di kawasan terdekatnya. Agama-agama kuno Persia terdesak oleh kebangkitan Islam di kawasannya. Dan mengungsi ke arah Timur , yaitu Dinasti Tang. Dinasti Tang terbuka terhadap agama asing.

Artikel Terkait:

 

Agama yang berinteraksi di jaman Tang terbagi menjadi dua kelompok besar.
1. Mayor league ( Tao ,Konghucu , Buddha)
2. Minor league ( Manichaeism , Kristen Nestorian , Islam , Zoroastrianism , Ahuramazdaism )

Kehadiran Judaisme dan Kristen Nestorian lebih awal , mungkin di awal abad masehi , juga paralel dengan diaspora Yahudi yang marak di tahun 70 (Era Dinasti Han) . Karena Dinasti Tang sungguh dominan di masa itu , maka Tiongkok menjadi daya pikat bagi banyak bangsa berserta agamanya masuk ke Tiongkok . Masuknya tiga agama , Manichaeisme , Zoroastrianisme – Mazdaisme  juga karena hubungan Tiongkok-Tang dengan Iran Sassanid yang erat . Iran Sassanid kemudian tumbang oleh kebangkitan Islam.

Minor League

1. Zoroastrianisme – Mazdaisme (Ahura Mazdaisme) .
Aktivitas diplomasi Sino-Iranian cukup aktif . Iran Sassanid mengirimkan utusan ke Changan dan Nanking . Kuil Mazda berdiri  di tahun 621 .Utusan Iran – Sassanid meminta bantuan terhadap Tiongkok untuk menghadapi serangan muslim dari barat Iran (637). Pewaris Sassanid terakhir kabur dan mendirikan pemerintah pengasingan di Changan (651)

2. Kristen Nestorian ,Dampak lain dari hubungan Sino-Iranian , walau kehadiran Nestorian tercatat di awal abad masehi bersamaan dengan Judaism di tiongkok.  Misi nestorian ke Tiongkok di era Tang ini bermarkas dari keuskupan di Samarkand (Uzbekistan modern)  , Herat (Afghanistan modern) , Merv (Turkmenistan modern)

3. Manichaeisme , Dampak dari hubungan Sino – Iranian ,  Ming Chiao ( Beng Kauw ) , umatnya kebanyakan berbahasa Tuskish Uyghur . Manikean pertama tercatat di Tiongkok saat Misionaris Iran masuk kota Loyang di era Empress Wu The Great. Kaisar Hsuan Tsung mengeluarkan edict untuk memberi ijin untuk mendirikan gereja di Changan (731) . Diduga Li Mi penasehat kerajaan juga seorang Manichaeisme , yang di kenal sebagai “the Henry Kissinger” nya dinasti Tang pada masa itu , berhasil membangun aliansi antara Tang dan Uyghur saat menghadapi Anlunshan.
4. Judaisme

Judaisme masuk ke Tiongkok juga di duga di awal masehi bersamaan dengan Nestorian. Dari sumber  Inkripsi Sinagoga di Kaifeng (1663) menyebutkan bahwa diduga kehadiran Judaism di Tiongkok bisa lebih lama lagi dari itu (221BC) . Di era Han Ming Ti , kehadiran Yahudi disana lebih masuk akal , karena masanya paralel dengan masa 70 AD bagi bangsa Yahudi di daerah asalnya sana yang porak poranda ke seluruh dunia. Di masa sekarang ini . Kristen Nestorian sudah tidak terdengar lagi . Sedangkan aliran Zoroastrianism masih ada dengan jumlah signifikan di negara India . Mereka juga di sebut kaum Parsis , karena berasal dari Persia.

Budaya-Tionghoa.NetMailing List  Budaya Tionghoa

Catatan Admin : Tulisan ini dipindahkan dari Bentara.Asia yang sudah tidak aktif lagi.
Referensi:

  1. Adshead , SAM ,”T’ang China”, Palgrave

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s