How about General Eric Shinseki – US Army Chief of Staff 1999 – 2003

Chenney dan Rumsfeld menjadi anggota inti dari proyek yang di namakan New American Century , (PNAC) ……yang di bentuk oleh aktivist Neocon seperti William Kristol , Paul Wolfowitz. Begitu gencar mendesak Clinton saat itu untuk mengambil peranan dalam mengganti rejim di Irak.

Dan setelah 9/11 kelompok yang anda katakan hawkish di gedung putih ini menjadi tidak terbendung lagi

The often-overlooked subplot of the wars of the post-9/11 period is the outsourcing and privatization they have entailed. From the moment the Bush team took power, the Pentagon was stacked with ideologues like Paul Wolfowitz, Douglas Feith, Zalmay Khalilzad, and Stephen Cambone and with former corporate executives-many from large weapons manufacturers-like Under Secretary of Defense Pete Aldridge (Aerospace Corporation), Army Secretary Thomas White (Enron), Navy Secretary Gordon England (General Dynamics), and Air Force Secretary James Roche (Northrop Grumman). The new civilian leadership at the Pentagon came into power with two major goals: regime change in strategic nations and the enactment of the most sweeping privatization and outsourcing operation in U.S. militaryhistory-a revolution in military affairs. After 9/11 this campaign became
unstoppable. ( Dari buku , Black Water – Jeremy Scahill , halaman 12)

Disisi lain Doktrin Rumsfeld :

” We must promote a more entrepreneurial approach: one that encourages people to be proactive, not reactive , and to behave less like bureaucrats and more like venture capitalist” (Rumsfelds , 2002) …..

Hal ini membuka jalan bagi peran mercenary dalam warfare modern , dan juga bagi Erik Prince , bossnya Black Water , seorang kristen right wing , untuk mengambil peran lebih besar dalam perang Irak. Bukan perang Irak saja , melainkan Black Water berusaha melakukan lobby2 untuk berkiprah di Sudan , Darfur untuk mendepak Perusahaan Minyak China disana . Black Water juga terlibat dalam beberapa aksi death squads di sejumlah daerah Iraq. Rumsfelds juga sibuk membantah isue . ‘Salvador Option’ yang berusaha menganalogikan apa yang terjadi di Irak dengan El Salvador. Dimana Pasukan lokal yang di latih oleh USA di Salvador juga terlibat dalam pembantaian terhadap sipil dan guerilla.

Black- water has been one of the most effective battalions in Rumsfeld’s war on the Pentagon, and Prince speaks boldly about the role his company is playing in the radical transformation of the U.S. military.”When you ship overnight, do you use the postal service or do you use FedEx?”

Sementara RRT memainkan sinkang di Sudan , di negara mana terkandung kekayaan uranium dan minyak. USA dengan Bush dan di iringi dayang2 hawkish memang ternyata memainkan gwakang, baik di Irak maupun di Afghan. Yang hasilnya tidak menggembirakan seperti yang anda jabarkan.

Rumsfeld memperperhitungkan bahwa USA akan di anggap sebagai tentara pembebas , (dari Saddam). Padahal yang merasakan demikian cuman etnis Kurdi. Saat Bremer hadir di Baghdad dengan setumpukan agenda privatisasi di Iraq , sudah jelas kepentingan USA di Iraq bukan lagi sebagai tentara pembebas tapi sebagai vampire penyedot minyak. Senjata pemusnah sama sekali tidak di temukan , tapi minyak begitu berlimpah disana.

Kalau boleh saya tahu , kenapa Shinseki yang mengusulkan penambahan personel AD dalam operasi Iraq , sampai harus membayar harga semahal itu atas usulannya. Apa ini ada kaitannya dalam usaha Rumsfeld memberi jatah komersial terhadap Prince.

One thought on “How about General Eric Shinseki – US Army Chief of Staff 1999 – 2003

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s