Resensi Film : A Moment To Remember.

moment_to_remember.jpg

Awal dari film ini seperti umumnya film-film romantis lainnya. Choi Chul Soo(Jeong Woo-Seong) adalah pria yang memiliki lisensi arsitek tapi gagal dalam mewujudkan impiannya dan harus mengisi hari-harinya sebagai seorang “tukang kayu” disebuah proyek, berperangai kasar, impulsif dan kompulsif. Sementara Kim Su Jin (Sun Ye-Jin) memiliki status ekonomi dan sosial yang lebih tinggi, merupakan gadis yang lembut, sabar dan bisa memberikan pengaruh yang baik kepada Chul Soo. Akhirnya mereka menikah walaupun sebelumnya ditentang oleh orang tua Su Jin. Sepertinya cerita ini akan bergulir biasa, tapi perkembangan ceritanya begitu indah. Konflik pertama adalah hubungan antara Chul Soo dengan ibunya yang tidak harmonis, Su Jin menunjukkan kharakter bagaimana menjadi istri yang baik. “ Jika kamu itu seorang tukang kayu yang baik, tidak saja kamu dituntut untuk membangun sebuah rumah yang baik , tapi juga membangun ruang dalam hati. Memafkan adalah salah satunya cara untuk menyediakan ruang didalam hati.” Konflik kedua adalah saat Su Jin diketahui menderita Alzheimer, dengan kemungkinan terburuk kerusakan memori, termasuk memori akan keluarganya dan suaminya. Dan yang lebih parah lagi adalah memori yang terlebih dahulu “terhapus” adalah recently memori. Secara keseluruhan, film ini adalah gambaran sebuah hubungan cinta yang mendalam antar dua insan manusia. Menurut saya, ini film drama romantis Korea terbaik yang pernah saya tonton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s