Prabowo-Hatta 60 Persen, Jokowi-JK 35 Persen

Mengkomentari artikel JPNN berjudul sama , diketahui Tim Generasi PH mengadakan survey sendiri dengan 1500 responden dan didapatkan hasil pasangan Prabowo – Hatta mendapatkan 60% suara dibandingkan Jokowi – JK yang mendapatkan 35% . Aku ingin mencermati teknik sampling survey internal yang berlangsung di tujuh provinsi seperti tertera diberita JPNN , mencakup : DKI Jakarta , Jawa Barat , Lampung , Sumatera Selatan , Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Dilihat dari sampling terhadap tujuh provinsi itu maka aku ingin mengkritik beberapa hal . Continue reading

Pasukan Kuli Tionghoa Di Perancis : Dibalik Kemenangan Sekutu & Perubahan Di Tiongkok

 Judul di atas itu mungkin pada awalnya terkesan merendahkan , “Pasukan Kuli” . Mereka berasal dari mantan adikuasa yang pemerintahnya tidak lagi berwibawa. Walau diremehkan , pasukan kuli ini turut mendorong perubahan di Tiongkok . Dalam Perang Dunia I [1914-1918] , Tiongkok tidak lagi menjadi fokus utama tekanan Barat , karena medan utama peperangan terjadi di Eropa. [1] Di tahun 1916 , kebutuhan tenaga logistik bagi Sekutu di Front Barat dalam Perang Dunia I , sedemikian mendesak. Pertempuran Somme [1 Juli – 14 November 1916] membunuh hampir satu juta personil dari kedua kubu. Perancis dan Inggris sendiri kehilangan sekitar 620 ribu personil dalam pertempuran yang paling mematikan di Perang Dunia I ini. Field Marshall Douglas Haig [1861-1928]  meminta sekitar 21 ribu buruh untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia [SDM]. Continue reading

Mie Tertua Didunia

Huang Dada | Masyarakat di Indonesia sudah terbiasa dengan mie di segala lapisan masyarakat , dari penjual bakmi di gerobak dorong sampai restaurant tradisional dan modern.Tapi tidak banyak yang menyadari bahwa mie adalah makanan tradisional Tionghua yang sudah berusia tua. Dalam pembuatannya diperlukan tepung , air dan berbagai proses fisik sampai akhirnya menjadi mie.

Mengenai asal usul atau yang pertama kali membuat mie ,  masih mengundang perdebatan apakah berasal dari Italia , Arab ataukah Tiongkok? Dalam penelitian satu situs arkeologis di Lajia , Tiongkok , ditemukan sisa-sisa mie tertua didunia . Wujudnya berupa untaian sepanjang 50 cm , lebar 0.3 cm dan berwarna kuning.[1] Melalui uji radiocarbon diperkirakan usianya sudah 4000 tahun.  Dengan demikian sejauh ini terbukti bahwa orang Tionghoa kuno yang menciptakan  mie tertua didunia .[2]

Menurut penelitian lebih lanjut , pemukiman kuno dimana situs arkeolog ditemukan terkena katastrofi gempa bumi secara mendadak dan tulang-tulang yang terkubur dalam posisi tidak normal seperti Pompeii [3]. Dan seperti layaknya orang dikubur setelah kematian alami dan proses sosial.  Mie ini bisa terlestarikan karena berada dalam ruang vakum yang tercipta secara alami akibat bencana alam itu ||| READ MORE.

Sejarah Singkat Tahu : Dari Tiongkok Ke Seluruh Dunia

Huang Dada | Tahu adalah bahan makanan yang kaya protein , lemak nabati dan kalsium dan mudah menyerap rasa dari berbagai bumbu masakan. Kata Inggris untuk tahu , adalah tofu yang berasal dari Jepang. Tofu sendiri diturunkan dari kata doufu. Tahu dibawa masuk ke Jepang pada masa Dinasti Tang [618-907] [Watanabe , 1996][1].

Tahu dapat dibedakan dalam beberapa kategori berdasarkan raw material , hardness , jenis koagulan. Material utama tahu adalah kacang kedelai yang menentukan kualitas tahu. Di tahun 1960 , produksi kacang kedelai di Tiongkok mencapai hampir setengah produksi dunia. Selain Tiongkok , negara seperti Argentina , Brazil dan Afrika Selatan merupakan penghasil soybean.[2] Kacang kedelai yang terbaik untuk proses pembuatan tahu memiliki usia panen 3-9 bulan.

Air juga merupakan bahan utama pembuatan tahu. Air berguna untuk proses clearing , soaking , milling dan cooling. Kandungan Kalsium dalam air merubah nilai penyerapan air pada kacang kedelai yang juga akan berpengaruh pada rasa tahu.[3] Spesifikasi air ideal menurut Watanabe adalah hardness dibawah 50 , kandungan besi dibawah 0.3 ppm dan nilai PH 7-7.3.[4]

Koagulan yang biasa digunakan adalah kalsium sulfat [CaSO 4 •2H 2 O] yang populer digunakan dan cocok untuk Tahu selatan , magnesium khlorida [MgCl2 •6H 2 O] , kalsium  khlorida [CaCl 2 •2H 2 O] , magnesium sulfat (MgSO4 •7H2O) yang menghasilkan tekstur lembut, Glucono delta-lactone [GDL, C6H10O6]. [5]

Di Tiongkok ada ratusan jenis tahu , tetapi secara umum dapat dibedakan menjadi tiga jenis utama : Tahu Utara , Tahu Selatan dan Tahu GDL. [6] [7]Tahu Utara jenis yang dikeringkan dan di-press walaupun masih memiliki kelembaban yang sama dengan “momen tofu” di Jepang. Jenis utara dapat di ambil dengan mudah oleh sumpit. Jenis koagulan yang digunakan adalah air asin. Tahu Selatan mengalami proses press dan pengeringan yang mirip dengan jenis utara tetapi dengan proses yang lebih ringan daripada di utara. Tahu jenis selatan disiapkan dengan bahan gypsum-calcium sulfate sebagai koagulan.

Ada tiga macam pendapat tentang asal tahu itu. Yang paling umum adalah tahu diciptakan di Tiongkok Utara sekitar 164 SM oleh Pangeran Liu An 劉安 [179-122SM], seorang pangeran  dari kota Huainan selama Dinasti Han[8].Dalam sejarah Tiongkok ,  penemuan penting sering dikaitkan dengan tokoh-tokoh penting .Fakta lain bahwa untuk waktu yang lama kota Huainan telah merayakan festival tahu setiap tahun.Huainan merupakan daerah penghasil kedelai yang penting dan air bawah tanah mengandung banyak mineral yang cocok sebagai koagulan [Yang, 1994].[9] Teori lain menyatakan bahwa metode produksi untuk tahu itu ditemukan secara tidak sengaja  saat bubur kedelai tercampur dengan garam laut murni. Garam laut mengandung garam kalsium dan garam magnesium, memungkinkan campuran kedelai mengental dan  menghasilkan gel tahu. Ini mungkin mungkin menjadi cara Tahu  ditemukan, karena  susu kedelai telah dimakan sebagai sup lezat di kuno.[10] Teori ketiga menyatakan bahwa orang Tionghoa kuno belajar metode untuk  mengentalkan susu kedelai dengan meniru teknik susu mengental dari Mongol atau India.  Bukti utama untuk  teori ini terletak pada kesamaan etimologis antara istilah Tiongkok untuk Mongolia fermentasi susu (rufu) dan dòufu istilah atau tahu . Meskipun demikian , tahu telah dikenal masyarakat dan  telah dikonsumsi bahan makanan di Tiongkok di abad 2 SM .
Tahu kemudian menyebar keluar wilayah Tiongkok. Tahu masuk ke Jepang di periode Tang , bersamaan dengan masuknya pengaruh Buddhism di Jepang. Tahu adalah sumber penting protein dalam diet vegetarian kaum religius. Buku Tofu Hyakuchin [“Seratus Jenis Tahu”] diterbitkan di tahun 1782 periode Edo.[11] Selain di Jepang , Tahu juga masuk ke Vietnam , Thailand , Korea. Di Korea , Tahu menjadi bahan penting dalam variasi masakan khas Korea. Di Asia Tenggara , selain Vietnam dan Thailand yang berbatasan langsung dengan Tiongkok , masuk juga ke Indonesia , Malaysia. Di Indonesia , Tahu memperkaya budaya Indonesia dan melahirkan berbagai jenis Di Sumedang , seorang Tionghoa , Ong Kino merintis usaha Tahu yang kemudian diteruskan oleh anaknya Ong Bun Keng , dari sini muncul Tahu Bungkeng yang terkenal dan identik dengan Tahu Sumedang. Di Semarang terkenal Tahu Pong [12]yang berasal dari “phong 胖” dalam dialek Banlam.Tahu menjadi bahan penting dalam masakan Melayu , bahkan digunakan oleh masyarakat India di wilayah Malaya………..READ MORE

Wong Fei Hung – “Tiger After The Ten Tigers”

Huang Zhiwang | Wong Fei Hung [1847-1924]  adalah seorang ahli bela diri dan juga ahli Traditional Chinese Medicice [TCM] . Wong Fei Hung secara revolusioner menjadi figur pahlawan dan subjek dari berbagai seri televisi dan film. Sebagai ahli TCM , Wong mempraktekkan dan mengajari akupuntur dan bentuk TCM lainnya di Po Chi Lam. Kliniknya berada di Foshan , Guangdong . Wong terkenal dengan keramahan dan kebaikan hatinya dalam memperlakukan setiap pasien. Sebuah Museum di Foshan didirikan untuk menghormati figur Wong Fei Hung. Continue reading

Toleransi , The Power of Hyperpower

Huang Dada | Saya setuju bahwa pembahasan sejarah sebaiknya tidak mengarah kepada kebanggaan semu , artifisial , dan sebagainya. Ciri dari pembahasan yang artifisial , akan mengarah pada yang bagus2nya saja , disisi lain yang jelek2 saja saat menatap sejarah dan budaya bangsa lain. Kita bisa melihat bahwa sejak perkakas batu yang paling sederhana , peradaban muncul silih berganti mendominasi dan secara global tumbuh semkain kompleks . Tetapi barang siapapun yang mendominasi akan mempengaruhi [bermanfaat] bagi peradaban lain . Continue reading

Kertas : Penemuan dan Berbagai Varian Penggunaannya

Printing, gunpowder and the compass: These three have changed the whole face and state of things throughout the world; the first literature, the second in warfare, the third in navigation; whence have followed innumerable changes, in so much that no empire, no sect, no star seems to have exerted greater power and influence in human affairs than these mechanical discoveries.”[ (Francis Bacon – Novum Organum)

Shinmen Takezo  | Penemuan kertas yang kita lihat sangat biasa dimasa sekarang itu sungguh mengubah dunia. Bayangkan dunia ini tanpa kertas dan tanpa buku , kemajuan pengetahuan akan melambat. Kata kertas dalam bahasa Inggris adalah ‘paper’ , diturunkan dari kata papyrus. Papyrus ada di Mesir di awal milenium ketiga sebelum Masehi dan terbuat dari bagian dalam kulit kayu dari tanaman papyrus [Cyperus papyrus] . Terlepas dari papyrus bisa juga ditulisi tetap menjadi objek yang berbeda dari kertas yang digunakan bangsa Tiongkok . Continue reading

Hanya Orang Idiot Yang Berkata Tidak

Dada | Seorang kritikus Arsitektur , Christopher Hawthorne di LA Times mengulas suatu permasalahan etika dalam dunia arsitektur. Berkaitan dengan inovasi arsitektur yang berlangsung di negri yang di pimpin rejim yang dinilai otokrasi.Dalam tahapan apa , seorang arsitek bertanggungjawab untuk catatan politis atau etika terhadap klien mereka? Continue reading