<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Writing And Being</title>
	<atom:link href="http://parahyangan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://parahyangan.wordpress.com</link>
	<description>Anything</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2009 16:20:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='parahyangan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/423a38ed1cc1d4e1a6007ccf7969724f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Writing And Being</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://parahyangan.wordpress.com/osd.xml" title="Writing And Being" />
		<item>
		<title>Politik Dinasti</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2009/07/01/politik-dinasti/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2009/07/01/politik-dinasti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 16:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Untuk saat ini , jaman dulu dan sekarang di indonesia , idol2an masih memegang peranan penting, &#8230;.ini masih menjadi tantangan bagi demokrasi di negara kita ini , yang menurut saya terlalu dini (daripada tidak ada sama sekali) bagi rakyat yang tingkat pendidikannya masih kurang. Apalagi untuk mengakses informasi , internet , surat kabar , jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=139&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Untuk saat ini , jaman dulu dan sekarang di indonesia , idol2an masih memegang peranan penting, &#8230;.ini masih menjadi tantangan bagi demokrasi di negara kita ini , yang menurut saya terlalu dini (daripada tidak ada sama sekali) bagi rakyat yang tingkat pendidikannya masih kurang. Apalagi untuk mengakses informasi , internet , surat kabar , jadi gak heran selama kondisi masyarakat seperti ini , tapi di paksa ikut dalam pesta demokrasi , yah balik lagi , balik lagi ke klan2 tertentu.</p>
<p>Mega tidak mendadak besar kalau tidak larena nama besar pemimpin besar kita , yaitu sukarno.</p>
<p>Dan PDI-P mendadak jadi besar (lebih besar dari induknya PDI ) dan menjadi pemenang Pemilu pasca orba,  bukan oleh sistem yang sudah terbangun mapan , tetapi lagi2 oleh nama besar Mega, yang tentunya nama besar Sukarno juga.  Demokrat pun di pemilu sebelumnya , bisa melejit hanya karena popularitas SBY. (tanpa SBY , demokrat mau jadi apa ? Gerindra tanpa Prabowo mau jadi apa?)</p>
<p>Jadi saya tetap berpegang pada tidak pro-kontra terhadap kubu capres manapun. (saya hanya pro gus dur) , jadi berusaha netral saja deh.</p>
<p>Point anda saya setujui , kepemimpinan Indonesia harus terbuka lebar , dengan demikian Indonesia akan mendapat pemimpin terbaik , bukan pemimpin (yang daripada tidak ada sama sekali yg di sodorkan, akhirnya &#8220;terpaksa&#8221; di pilih).</p>
<p>Disisi lainnya , tidak menampik bahwa keturunan pemimpin berpotensi menjadi pemimpin lagi , setidaknya dari lahir mereka sudah berada pada lingkungan tersebut. Seperti klan Bush , klan kennedy yang tragis .</p>
<p>Potensi politik dinasti baru kentara jika si bapak di lanjutkan oleh anak ,  Karena dinasti itu berarti kecenderungan pada KONTINUITAS kepemimpinan  ,  seperti Kim Il Sung terhadap Kim Jong Il dan Chiang Kai Sek terhadap Chiang Ching Kuo</p>
<p>Kalau kebetulan kandidat terbaik berasal dari klan lama , why not. Asal jangan menjadi kecenderungan aji mumpung deh , mumpung berkuasa , lantas menebar kroni2 dan keluarga2 di posisi penting.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=139&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2009/07/01/politik-dinasti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>How about General Eric Shinseki &#8211; US Army Chief of Staff 1999 &#8211; 2003</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2009/06/27/132/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2009/06/27/132/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 02:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Chenney dan Rumsfeld menjadi anggota inti dari proyek yang di namakan New American Century , (PNAC) &#8230;&#8230;yang di bentuk oleh aktivist Neocon seperti William Kristol , Paul Wolfowitz. Begitu gencar mendesak Clinton saat itu untuk mengambil peranan dalam mengganti rejim di Irak.
Dan setelah 9/11 kelompok yang anda katakan hawkish di gedung putih ini menjadi tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=132&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Chenney dan Rumsfeld menjadi anggota inti dari proyek yang di namakan New American Century , (PNAC) &#8230;&#8230;yang di bentuk oleh aktivist Neocon seperti William Kristol , Paul Wolfowitz. Begitu gencar mendesak Clinton saat itu untuk mengambil peranan dalam mengganti rejim di Irak.</p>
<p>Dan setelah 9/11 kelompok yang anda katakan hawkish di gedung putih ini menjadi tidak terbendung lagi</p>
<blockquote><p>The often-overlooked subplot of the wars of the post-9/11 period is the outsourcing and privatization they have entailed. From the moment the Bush team took power, the Pentagon was stacked with ideologues like Paul Wolfowitz, Douglas Feith, Zalmay Khalilzad, and Stephen Cambone and with former corporate executives-many from large weapons manufacturers-like Under Secretary of Defense Pete Aldridge (Aerospace Corporation), Army Secretary Thomas White (Enron), Navy Secretary Gordon England (General Dynamics), and Air Force Secretary James Roche (Northrop Grumman). The new civilian leadership at the Pentagon came into power with two major goals: regime change in strategic nations and the enactment of the most sweeping privatization and outsourcing operation in U.S. militaryhistory-a revolution in military affairs. After 9/11 this campaign became<br />
unstoppable. ( Dari buku , Black Water &#8211; Jeremy Scahill , halaman 12)</p></blockquote>
<p>Disisi lain Doktrin Rumsfeld :</p>
<blockquote><p>&#8221; We must promote a more entrepreneurial approach: one that encourages people to be proactive, not reactive , and to behave less like bureaucrats and more like venture capitalist&#8221; (Rumsfelds , 2002) &#8230;..</p></blockquote>
<p>Hal ini membuka jalan bagi peran mercenary dalam warfare modern , dan juga bagi Erik Prince , bossnya Black Water , seorang kristen right wing , untuk mengambil peran lebih besar dalam perang Irak. Bukan perang Irak saja , melainkan Black Water berusaha melakukan lobby2 untuk berkiprah di Sudan , Darfur untuk mendepak Perusahaan Minyak China disana . Black Water juga terlibat dalam beberapa aksi death squads di sejumlah daerah Iraq. Rumsfelds juga sibuk membantah isue . &#8216;Salvador Option&#8217; yang berusaha menganalogikan apa yang terjadi di Irak dengan El Salvador. Dimana Pasukan lokal yang di latih oleh USA di Salvador juga terlibat dalam pembantaian terhadap sipil dan guerilla.</p>
<blockquote><p>Black- water has been one of the most effective battalions in Rumsfeld&#8217;s war on the Pentagon, and Prince speaks boldly about the role his company is playing in the radical transformation of the U.S. military.&#8221;When you ship overnight, do you use the postal service or do you use FedEx?&#8221;</p></blockquote>
<p>Sementara RRT memainkan sinkang di Sudan , di negara mana terkandung kekayaan uranium dan minyak. USA dengan Bush dan di iringi dayang2 hawkish memang ternyata memainkan gwakang, baik di Irak maupun di Afghan. Yang hasilnya tidak menggembirakan seperti yang anda jabarkan.</p>
<p>Rumsfeld memperperhitungkan bahwa USA akan di anggap sebagai tentara pembebas , (dari Saddam). Padahal yang merasakan demikian cuman etnis Kurdi. Saat Bremer hadir di Baghdad dengan setumpukan agenda privatisasi di Iraq , sudah jelas kepentingan USA di Iraq bukan lagi sebagai tentara pembebas tapi sebagai vampire penyedot minyak. Senjata pemusnah sama sekali tidak di temukan , tapi minyak begitu berlimpah disana.</p>
<p>Kalau boleh saya tahu , kenapa Shinseki yang mengusulkan penambahan personel AD dalam operasi Iraq , sampai harus membayar harga semahal itu atas usulannya. Apa ini ada kaitannya dalam usaha Rumsfeld memberi jatah komersial terhadap Prince.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=132&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2009/06/27/132/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>China Remaking Europe</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/11/20/china-remaking-asia/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/11/20/china-remaking-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 09:57:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[

China Remaking Europe
Tulisan ini adalah reposting tulisan saya di milist komunitas tionghoa untuk menanggapi tulisan ngawur Ir Njoo Long Hio. Bisa juga di liat di ..
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38464
Link terkait oleh saudara Ardian C
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38396
Saya persempit bahasan ini kepada , seberapa jauh pengaruh timur terhadap barat.
Tanpa banyak di ketahui , pengaruh Tiongkok dan Filosofi sangat besar dalam perubahan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=101&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-114" title="leibnizchine" src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/11/leibnizchine.gif?w=400&#038;h=307" alt="leibnizchine" width="400" height="307" /></p>
<h1><strong>China Remaking Europe</strong></h1>
<p>Tulisan ini adalah reposting tulisan saya di milist komunitas tionghoa untuk menanggapi tulisan ngawur Ir Njoo Long Hio. Bisa juga di liat di ..</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38464">http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38464</a></p>
<p>Link terkait oleh saudara Ardian C</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38396">http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38396</a></p>
<p>Saya persempit bahasan ini kepada , seberapa jauh pengaruh timur terhadap barat.</p>
<p>Tanpa banyak di ketahui , pengaruh Tiongkok dan Filosofi sangat besar dalam perubahan yang sangat menentukan di Benua Eropa. Hal ini praktis bermula dari terjemahan dari berbagai pengetahuan dan filosofi Tiongkok oleh para Jesuit yang mendapat tempat dalam misinya di Tiongkok (Tentu saja sebelum Jesuit di jegal oleh Dominikan dari belakang).</p>
<h2>Penerjemahan Besar2an Dari Tiongkok ke Eropa.</h2>
<p>0. <strong>Michele Ruggieri</strong> 羅明堅(1543-1607) , datang dari Goa mencapai Macao . Menjadi Jesuit pertama yang memakai nama Tiongkok.</p>
<p>1. <strong>Gonzales Mendoza</strong> (1540 &#8211; 1617) . Membuat laporan tertulis pertama The History of the Great and Mighty Kingdom of China and the Situation . Buku ini di terjembahkan ke dalam 7 bahasa.Dan di reprint 28 kali. Edisi pertama muncul di Roma tahun 1585.</p>
<p>2<strong>. Matteo Ri</strong>cci 利瑪竇 (1522 &#8211; 1610) , Jesuit paling termashur juga diarynya di edit oleh Nichlas Trigault,SJ dan diberi judul &#8220;De Christiana Expeditione Apud Sinas Suscepta ab Societas Jes &#8220;. Diterbitkan tahun 1642 dan iterjemahkan ke dalam 6 bahasa. Selain juga Ricci menerjemahkan banyak buku terutama Confuciusism.</p>
<p>3. <strong>Alvarez de Semedo</strong> , Tidak seperti umumnya Jesuit yang ada disekitar Peking (Beijing) , Semedo malah tinggal di selatan Tiongkok. Tahun 1625 Semedo mengunjungi X&#8217;ian dan menjadi orang Eropa pertama yang recovered Nestorian Tablet. Tahun 1640 Semedo kembali ke Portugis dan membuat laporan &#8220;Relacao de Propagacao de fe regno da China e Outros&#8221;. Melalui bantuan Manuel de Faria I Sousa di publish kembali dengan judul &#8221; Imperio de La China ( Madrid 1642). Di terjemahkan ke bahasa Italia (1643) , Prancis (1645) , Inggris (1655). Peran Semedo dalam fenomena sinophile di Eropa cukup besar karena bukunya mencakup Tiongkok secara luas ,mulai dari habit , bahasa, permainan , pernikahan , senjata militer , nobility, pemerintahan , muslim Tiongkok , Yahudi di Tiongkok.</p>
<p>4. <strong>Martino Martini</strong> 衛匡國 (1614-1661)  menulis  saat Manchu menguasai Tiongkok (De Bello Tartaric Historia)  yang mencapai sukses di Eropa dan dibuat dalam 28 edisi dan 8 bahasa. Martini juga Diterjemahkan kedalam 9 bahasa dan 21 edisi . Martini juga menyiapkan Novus Atlas Sinensis (1655). Atlasnya bisa di download http://www.library.csuhayward.edu/atlas/reprod_index.htm</p>
<p>5. <strong>Athanasius Kircher</strong> (1601 &#8211; 1682) , menulis &#8220;China Ilustrata , dan diterbitkan di Amsterdam(1667)</p>
<p>6. <strong>Jean Bapttist Halde</strong> , menulis buku &#8221; Description geographique , historique , chronologique, politique et pshysique de l&#8217; Empire de la Chine et de la Tartarie Chinoise. (1735)</p>
<p>7. <strong>Tao Te Ching</strong> , muncul di British Royal Society (1788)</p>
<p>8. <strong>Philippe Couplet</strong> 柏应理(1623 &#8211; 1693) mempublikasikan terjemahan dari , The Analects, Doctrine of The Mean , Great Learning.(1687)</p>
<p>9. <strong>Francois Noel</strong></p>
<p>a. Da Xue (Great Learning)</p>
<p>b. The Zhong Yong ( Doctrine of The Mean)</p>
<p>c. The Lun Yu (Analects</p>
<p>10. <strong>Christian Wolff</strong> mengkaji buku tulisan Francois Noel dalam Acta Eruditorum (1711-12). Dan Wolff (Oratio de Sinarum Philosophia)</p>
<p>11. <strong>Leibniz </strong>menulis &#8220;Novissima Sinica&#8221; 1697</p>
<p>12<strong>. Theophil Sigfried Bayer</strong> (1694 &#8211; 1738) berhubungan dengan jesuit dari Prancis yang sedang berada di Beijing , lantas menulis buku the horis sinicis et cyclo hororario .(St Petersburg 1735)&#8230;&#8230;..(kamus latin -</p>
<p>chinese)</p>
<p>13. <strong>Voltaire</strong> (1694-1778) , De La Chine Article (1764)</p>
<p>**</p>
<h2><strong>Leibniz</strong></h2>
<p>Leibniz ,seorang ilmuwan genius yg terkenal, Ketertarikan Leibniz terhadap Tiongkok di mulai pada tahun 1668 setelah membaca buku2 terjemahan tentang tiongkok. 1689 Leibniz bertemu dengan seorang Jesuit , Claudio Filipo Grimaldi yang menjadi jembatan Leibniz untuk bekorespodensi dengan jesuit2 yang sedang berada di tiongkok.1697 Leibniz mempublikasikan &#8220;Novissima Sinica&#8221; kumpulan document Tiongkok termasuk perjanjian Treaty of Nerchinsk antara Russia dan Tiongkok. Koresponden Leibniz dan Joachim Bouvet (白晋) berlangsung dalam 14 kali surat menyurat. Bouvet bahkan sempat mengajari Kaisar Kang Xi . Bouvet fokus pada I &#8211; Ching . Dan dari hasil korespondensi itu Leibniz berkenalan dengan I Ching , mengilhami sistem bilangan biner Leibniz.<span id="more-101"></span></p>
<p><strong>Pendapat:</strong></p>
<p>1. Leibniz berpendapat bahwa Eropa dan Tiongkok saling melengkapi satu sama lain , western physics dan eastern ethics . Eropa unggul dalam teoritis  tapi lemah dibidang etika dan politik.</p>
<p>2. Sekalipun Leibniz seorang protestan , tapi Leibniz berada pada pihak Jesuit dalam Rites Controversy. Leibniz menilai Toleransi beragama juga di perlihatkan oleh kebijakan Kang Xi , dapat di adopsi untuk konflik protestan vs katolik yang mengancam Eropa. Dijaman Leibniz , Prancis dibawah Louis XIV mengeluarkan Edict of Nantes (1598) dan melakukan persekusi terhadap kaum Huguenot. Leibniz berharap agar Eropa , khususnya Prancis untuk meniru Tiongkok dalam hal toleransi beragama. Tetapi muncullah Rites Controversy , dimana Tiongkok di judge sebagai negara pagan. Ordo Dominika yang menjegal Jesuit , dan berujung pada tindakan balasan dari Tiongkok.</p>
<p>3. Untuk bidang etika politik , Leibniz merujuk pada Confucianisme. Terhadap dimensi etika dan politik , Leibniz sama sekali tidak mengaitkan logika dan matematika.</p>
<blockquote>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000080;">I praise the foresight of Matteo Ricci, a great man, for following the example of the Church Fathers who interpreted Plato and other philosophers in a Christian fashion. Let us suppose he didn&#8217;t understand properly-may we not for this reason retain their opinions, like gold, purged of all impurities? If we ever impute to Confucius doctrines that are not his, certainly no pious deception would be more innocent, since danger to those mistaken and offence to those who teach is absent. (Leibniz , On The Civil Cult of Confucius , 1700)</span></p>
</blockquote>
<p>4. Dalam karya sentralnya atas filosofi Tiongkok , (The Discourse on Natural Theology of The Chinese) , Leibniz menerjemahkan konsep Neo Confucian dari li (principle) , qi (energy/force) dan taiji (the great ultimate) ke dalam konsep metafisika. Untuk menyokong dari diskursus tersebut , Leibniz secara explisit menggunakan karya Neo Confucian di abad ke 12 , Zhu Xi , yang diterjemahkan oleh Longobardi , SJ. Leibniz gagal mengkaji pengaruh buddhist dan taoist ke pemikiran Neo Confucian , tapi tetap melanjutkan etika Confucian yang di motivasi dengan semangat yang sama.</p>
<blockquote>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000080;">But who would have believed that there is on earth a people who, though we are in our view so very advanced in every branch of behaviour, still surpass us in comprehending the precepts of civil life? Yet now we find this to be so, as we learn to know them better. And so if we are their equals in the industrial arts, and ahead of them in contemplative sciences, certainly they surpass us (though it is almost shameful to confess this) in practical philosophy, that is, in the precepts of ethics and politics adapted to present life and use of mortals. Indeed, it is difficult to describe how beautifully all the laws of the Chinese, in contrast to those of other peoples, are directed to the achievement of public tranquillity and the establishment of social order, so that men shall be disrupted in their relations as little as possible. (Leibniz , Novissima Sinica )</span></p>
</blockquote>
<p>5. Confusianism bahkan berperan penting dalam sejarah evolusi Akunting. Accounting must be proper (Confucius) . Confucius adalah manajer warehouse. Spirit Confucius menuntun rakyat Tiongkok selama ribuan tahun untuk membentuk kembali kehidupan sosial dalam setiap fase evolusi. Contohnya , adalah evolusi metode penyimpanan buku sebagai satu dari teknik mutakhir Tiongkok selama ribuan tahun. Ide utama dari evolusi akunting di Tiongkok adalah &#8220;spending no more than income&#8221; yang di adopsi sejak jaman Zhou Dinasty. Sepanjang Dinasti Han, perbedaan antara profit , expense , cost telah dikenal. Dinasti Ming telah mengembangkan revenue sources dan reducing expenditures. Juga mengembangkan warehouse management theory. (Chow , et al 2007) . Secara keseluruhan , sepanjang sejarah Tiongkok , telah dikembangkan , internal checking, external auditing , design of accounts dan reports , auditing organisations, bookkeeping methods, budgeting, standard costing, management regulations.  Dan antar hubungan pribadi , Guan Xi adalah term sosial yang menggambarkan jaringan network.</p>
<blockquote><p><span style="color:#000080;">&#8220;In the cult which the Chinese display towards Confucius and other deceased worthy of merit,especially their own ancestors, it apparently happens that there are rites which many elsewhere would view as religious ones. But it is quite certain that these symbols are mostly so ambiguous that their veneration can be seen as some sort of political cult, like emperors&#8230; We indeed know the Chinese people have gone to more extremes in ceremonial pomp than other nations, and i this regard they have fallen into excess. But such excesses do not require a strict interpretation. Therefore one must examine their opinions on souls on the basis of the appropriate evidence. This is especially important if according to the writings canonized by scholars, one could demonstrate that the literati thought that the souls of Confucius&#8230;&#8221; (Leibniz , Novissima Sinica ) Artikel , The Historical Evolution of Accounting In China) (Novissima Sinica) : Effect of Culture (2nd Part) , Juni , 2008</span></p></blockquote>
<p>6. Memuji sebuah negara yang sudah divonis negara pagan adalah tindakan nekat bisa berujung pada persekusi (Seperti kelak di alami oleh Christian Wolff) . Jadi seperti umumnya pada jaman itu , buku2 yang dinilai rawan hanya dapat di publikasikan secara terbatas atau bahkan pribadi. Karena itu di jamannya , Novissima Sinica &#8211; Leibniz hanya di cetak tidak lebih dari 50 buku.</p>
<h2><strong>Christian Wolff</strong></h2>
<p>1. Muridnya Leibniz , Christian Wolff memberi pidato pelantikan di Universitas Halle tahun 1721. Diberi judul &#8220;De Sinarum Philosophia Practica&#8221; atau kelak disebut &#8220;La Belle Wolfienne&#8221;. Hal ini membuat Wolff diusir dari tanah Prusia , karena kaum Pietist berhasil meyakinkan raja Prusia.</p>
<p>2. Peristiwa itu direkam oleh Voltaire dalam &#8220;De La Chine&#8221; (1764)</p>
<p><strong>Wolff dan Filosofi Tiongkok</strong></p>
<p>Persamaan antara Wolff dan etika Tiongkok apa yang Wolff sendiri sebut sebagai decorum.</p>
<p>a. Decorum adalah sama dengan Ritual Confucian (li) , yang juga menjadi topik dalam The Rites Controversy. Decorum juga bisa berarti &#8220;The Tao of the ancient kings&#8221; (lao wang zhi dao , Analects 1.12) . Neo Confucianist menamakan decorum of heaven ( tian li)</p>
<p>d. Confucius mendefinisikannya sebagai form of humaneness (ren). Sebagai negatif golden rule</p>
<blockquote><p><span style="color:#000080;">&#8220;Do not impose on others what you  would not like yourself. (ji suo bu yu, wu shi yu ren, Analects 12.2).</span></p></blockquote>
<p>Sebaliknya , Christian Thomasius (1655-1728) mengartikan decorum sebagai positive golden rule ( <span style="text-decoration:underline;">quod vis ut alii tibi faciant , tu ipsis falacies</span>)</p>
<p>b. Wolff bermain dengan bentuk2 dan fungsi2 yang tidak saja mempertajam kemampuan kognitifnya , tapi juga mensupply dengan perspektif Tao .</p>
<blockquote><p><span style="color:#000080;">When I took on the arduous business [of applying the geometric method to philosophy], I had to learn that extraordinary progress is still needed in mathematics for the sake of its heuristic structure . . .</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span style="color:#000080;">I also understood that the entire philosophical canon had to be tied to mathematics. . . . Then I developed the ontological concept of perfection . . . and was blessed ( mihi datum fuerat) to see in metaphysics the perfection of the entire universe . . . Afterwards I thought about the direction of free actions toward the perfection of the microcosm (directionem actionum liberarum ad perfectionem microcosmi ).</span></p></blockquote>
<p>b. Ketika Wolff menerapkan struktur heuristic matematika ke dalam filosofi, Wolff melihat batasan . Tapi kemudian dia mempelajari</p>
<blockquote><p><span style="color:#000080;">I realized that this direction [of free actions] is not different from the one prescribed by the laws of nature (eam non diversam esse ab illa, quae lege naturali praecepta . . . habetur). That is, the same direction that strives for the perfection of the microcosm also strives for the perfection of the macrocosm (eandemque directionem, quae ad microcosmi perfectionem tendit, ad ipsam macrocosmi tendere perfectionem). So I was finally convinced that the first principle . . . of decorum itself is the direction of human activity to the perfection of the microcosm, and consequently to the perfection of the macrocosm. (l. 42-45)</span></p></blockquote>
<p>c. Walau sudah berada di usia tua , Wolff adalah perintis di masa mudanya, dan Immanuel Kant beruntung menuntut ilmu darinya</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000080;">Attentively studying the Classics . . . I was certain (nullus dubitavi) that the . . . Chinese, particularly Confucius, had the same notion, albeit confused and vague, a notion that can therefore be seen only by people who are getting it (ut non agnoscatur nisi a possidente).</span></p>
<p>c. Sekarang Wolff mendapat perhatian. Wolff tidak peduli walau &#8220;seeing the nature&#8221; (guandao ziran) memprovokasi pendengarnya di universitas Halle termasuk Joachim Lange (1670 -1744) yang di inaugurasi menggantikan Wolff yang didepak setelah Wolff mengeluarkan pidato berupa litani2 terhadap Tiongkok dan Filosofinya. (De Sinarum Philosophia Practica)</p>
<p>After I rationally confirmed the doctrines and facts of the Classics, I understood that my ethics and Chinese ethics match (praxin Sinarum a mea abludere intelligebam).</p>
<h2>Voltaire</h2>
<p>Voltaire adalah seorang sinophile. Bukti penting dari sinophilia-nya ada pada L&#8217; Orphelin de la Chine (1755) yang merupakan adaptasi dari drama Tiongkok Zhaoshi gu-er di era dinasti Yuan.Voltaire juga berusaha membuktikan pandangan Rosseau yang salah , tentang Tiongkok sebagai bukti peradaban yang terdegradasi. Voltaire menulis drama Tiongkok untuk menunjukkan sebaliknya dengan menunjukkan natural superiority of reason diatas barbarism mengambil tokoh sentral Genghis Khan.</p>
<p>Disetiap kesempatan Voltaire selalu membela Tiongkok dari serangan Montesquie  yang mengatakan bahwa</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000080;">&#8220;China wasn&#8217;t ruled by reason and wisdom , as depicted by the Jesuit, but by the rod&#8221; (L&#8217;esprit des Lois ,1748), Rosseau dan lain2 . (Voltaire&#8217;s L&#8217; Essai sur les moeurs et l&#8217;esprit des nations (1756)</span></p>
<h2>Immanuel Kant</h2>
<p>Nietsche menyebut Kant(1724-1804)  sebagai &#8220;Chinaman of Konisberg&#8221;. Tapi ada lagi yang menyebutnya &#8221; Tao of Konisberg&#8221;.</p>
<p>Masalah Immanuel Kant ini biarlah menjadi pekerjaan rumah buat Insinyur Nyoo .</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>1. Sejak kiprah Jesuit di Tiongkok , sebenarnya sudah terjadi apa yang Leibniz katakan : to erect scientific academis in Europe and China , which should enable scientific exchange. Jadi banyak sekali pemikir Eropa terkemuka , mulai dari Leibniz , Christian Wolff , Voltaire , dll sebagai sinophile. Nietsche sendiri menjuluki Kant sebagai &#8220;The Chinaman of Konigsberg&#8221;.</p>
<p>2. Penemuan bangsa Tiongkok juga di akui Francis Bacon dalam Novum Organumnya sebagai .</p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="color:#000080;">Printing, gunpowder and the compass: These three have changed the whole face and state of things throughout the world; the first literature, the second in warfare, the third in navigation; whence have followed innumerable changes, in so much that no empire, no sect, no star seems to have exerted greater power and influence in human affairs than these mechanical discoveries.&#8221;[ (Francis Bacon - Novum Organum)</span></p>
<p>3. Jadi yah sebenarnya peradaban barat itu pertama2 di topang oleh filsafat yunani , terus medieval ditopang oleh translate besar2an buku berbahasa Arab , dan di generasi dunia baru , di topang oleh transfer2 pengetahuan dari Timur Jauh terutama Tiongkok.</p>
<p>Topik terkait juga ada di milist budaya tionghoa . Ditulis oleh <a href="http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38396">Ardian C</a> ....http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/38396</p>
<h2>Sumber :</h2>
<p>1. Curious Land: Jesuit Accommodation and the Origins of Sinology By David E. Mungello Published by University of Hawaii Press, 1989, 405 pages</p>
<p>2. The History of the Great and Mighty Kingdom of China and the Situation Thereof By Juan González de Mendoza, George Thomas Staunton Published by Printed for the Hakluyt Society, 1854: v.2 Original from Harvard University</p>
<p>3. Asia in the Making of Europe: A Century of Advance. Book 2, South Asia, Published by University of Chicago Press, 1998662 pages</p>
<p>4. http://www.fordham.edu/halsall/eastasia/781nestorian.html</p>
<p>5.Euro Sinica  , Taiwan Journal of East Asian Studies , Adrian Hsia</p>
<p>6. The Orphan of China (Voltaire): A Tragedy, as it is Perform'd at the Theatre-Royal, in Drury-Lane , Arthur Murphy, Jean-Baptiste Du Halde (1759)</p>
<p>7. Jesuit Journeys In Chinese Studies , Yves Camus , Macao Ricci Institute  World Conference on Sinology 2007 , Renmin University of China , Beijing.</p>
<p>8. John Lust, Western Books on China published up to 1850,</p>
<p>in the Library of the School of Oriental and African Studies, University of London. A descriptive catalogue, with author, title and supplementary subject indexes.</p>
<p>9. Artikel , The Historical Evolution of Accounting In China) (Novissima Sinica) : Effect of Culture (2nd Part) , Juni , 2008</p>
<p>10 . The Orphan of China (L' Orphelin de la Chine) , Oxford , Voltaire , (English Version)</p>
<p>11. Kant's Thing In Itself , or The Tao of Konigsberg. Presidential Address of the 48th Annual Meeting of The Florida Philosophical Association. Martin Schonfeld, University of  South Florida and National Taiwan University.(2003)</p>
<h2>LAMPIRAN</h2>
<p>On Nov 11, 2:23 pm, "haoliong njoo" &lt;ir.haoliong.n...@gmail.com&gt;</p>
<p>wrote:</p>
<p>&gt; Dada:</p>
<p>&gt; 3. Niestche menyebut Immanuel Kant sebagai "chinaman of koninsberg" ,</p>
<p>&gt; apa tuh artinya hehehe?</p>
<p>&gt;</p>
<p>&gt;  Ir. Njoo:</p>
<p>&gt; Nah, apa itu artinya?  Coba anda jelaskan.  Saya sudah bisa menduga,</p>
<p>&gt; anda salah-mengerti filsafatnya Nietsche, dan dengan demikian juga</p>
<p>&gt; kata2nya tentang Kant.  Kecuali itu, Nietsche adalah salah satu filsuf</p>
<p>&gt; dari jaman Aufklaerung.</p>
<p>&gt;</p>
<p>wakakakakaka artinye ape ya ? pura2 bego kale ya jg mesti diinget kalu</p>
<p>si KANT itu banyak belajar filsafat timur sampe pemahamannya dia</p>
<p>tentang TUHANnya aja dah berbau timur. jg si kant itu termasuk yg</p>
<p>sinophile ,itu maksudnye si nietsche.</p>
<p>&gt; Dada :</p>
<p>&gt; 1. Menjiplak tanpa otak yang di maksud ir nyoo ini tampaknya masa</p>
<p>&gt; sekarang ,serbuan produk tiongkok , Out of context.</p>
<p>&gt;</p>
<p>&gt; Ir. Njoo:</p>
<p>&gt; Anda salah-tangkap:  Maksud saya menjiplak IDEE, misalnya analisa</p>
<p>&gt; filsafat.  Bukannya menjiplak benda.  Jadi yang out of context adalah</p>
<p>&gt; anda sendiri  Tidak semua orang2 pandai di Tiongkok kuno bisanya cuma</p>
<p>&gt; menjiplak.  Yang bisanya cuma menjiplak adalah pengkut2 Confucius.</p>
<p>&gt; Misalnya, Zhuge Liang (Tjoekat-Liang) dalam cerita Sam Kok (San Guo)</p>
<p>&gt; terkenal sebagai orang yang secara kreatif menggunakan otaknya sendiri</p>
<p>&gt; dan memandang rendah mereka yang bisanya cuma menjiplak.  Waktu Zhuge</p>
<p>&gt; Liang diutus oleh Liu Bei untuk membujuk Sun Quan agar mau menjalin</p>
<p>&gt; aliansi menggempur Cao Cao, Zhuge Liang ditantang oleh menteri2nya Sun</p>
<p>&gt; Quan (yang semua ingin menyerah kepada Cao Cao), strateginya Zhuge</p>
<p>&gt; Liang itu ajaran pakar kuno yang mana?  Zhuge Liang menertawakan para</p>
<p>&gt; menteri itu dan berkata, bahwa orang yang benar2 pandai itu tidak</p>
<p>&gt; menjiplak pikiran atau strategi pakar2 sebelumnya, melainkan</p>
<p>&gt; menggunakan OTAKNYA sendiri menciptakan strategi yang orisinil.</p>
<p>&gt; Pikiran yang orisinil ini lah yang membuat science dan kebudayaan</p>
<p>&gt; barat maju dengan pesat, melampaui kebudayaan Tiongkok yang tertidur</p>
<p>&gt; dalam jaman Abad Kegelapan gara2 ajaran Confucius. (ada</p>
<p>&gt; katak-dibawah-tempurung yang mengatakan bahwa Zhuge Liang sebenarnya</p>
<p>&gt; menjiplak Kiang Tju Gee (strateg militer ulung dari jaman sebelumnya,</p>
<p>&gt; yaitu dalam cerita Hong Sin.  Ini omong kosong!  Membuat startegi</p>
<p>&gt; militer khan harus disesuaikan dengan keadaan setempat.  Manabisa</p>
<p>&gt; menjiplak strategi lain ditempat lain dijaman lain?  Strategi jiplakan</p>
<p>&gt; demikian dijamin pasti akibatnya hancur lebur).</p>
<p>&gt;</p>
<p>&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]-&gt;Reply</p>
<p>Reply to all</p>
<p>Forward</p>
<p>Dada</p>
<p>to komunitas-tion.</p>
<p>show details Nov 17 (3 days ago)</p>
<p>Reply</p>
<p>&#8211; Original Message &#8211;</p>
<p>From: Dada</p>
<p>To: haoliong njoo</p>
<p>Sent: Monday, November 17, 2008 5:35 AM</p>
<p>Subject: Re: [komunitas-tionghoa] Re Untuk Ir Nyoo Part II , Ardian C</p>
<p>2008/11/17 haoliong njoo &lt;ir.haoliong.njoo@gmail.com&gt;</p>
<p>Dada sendiri yang MUTER2 nggak keruan.  Nama2 yang anda tulis semua</p>
<p>adalah ahli2 dari jaman Aufklaerung.  Dari antara nama2 yang kurang</p>
<p>tenar, terutama Leibniz yang anda tonjol2kan.  Lha Leibniz itu kan</p>
<p>justru TOKOH BESAR jaman Aufklaerung, koleganya Newton (bapak</p>
<p>Aufklaerung).  Padahal referensi sudah saya berikan.  Kok anda masih</p>
<p>tetap mengabaikannya?  Disini jelas anda tidak tahu apa artinya</p>
<p>Aufklaerung, padahal sudah saya jelaskan dalam ke-2 tulisan saya yang</p>
<p>terdahulu.  Kali ini adalah yang ke-3 kalinya, dan TIDAK AKAN SAYA</p>
<p>ULANG SEKALI LAGI.</p>
<p>Dada :</p>
<p>hehehe yang mana bung , wong link yang anda beri itu ngawur semua</p>
<p>http://groups.google.co.id/group/komunitas-tionghoa/msg/e335c9b325c5706b?hl=id&amp;</p>
<p>Contoh aza satu neh&#8230;&#8230;.</p>
<p>=====================================================</p>
<p>Dada :</p>
<p>Salah , Newton masuk ke golongan ilmuwan scientific revolution , bukan</p>
<p>aufklarung.</p>
<p>Ir. Njoo:</p>
<p>Saya kira kok anda yang salah.  Sekali lagi, sebelum boleh menyalahkan</p>
<p>orang lain, harap BUKTIKAN dulu dimana kesalahan saya.  Sekarang saya</p>
<p>akan buktikan, dimana KESALAHAN anda:</p>
<p>Baca: &lt;http://www.teacheroz.com/Enlightenment.htm&gt;.</p>
<p>Saya kutip : &#8220;FATHERS OF THE ENLIGHTENMENT:  John Locke &amp; Isaac Newton&#8221;.</p>
<p>Jadi terbukti Dada salah, bukan?</p>
<p>Dada :</p>
<p>****</p>
<p>1. Despite their challenge to Church dogma, however, many notable figures in</p>
<p>the Scientific Revolution -</p>
<p>Copernicus&lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Copernicus&gt;,</p>
<p>Kepler &lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Kepler&gt;,</p>
<p>Newton&lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Isaac_Newton&gt;,</p>
<p>and even Galileo &lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Galileo&gt; &#8211; remained devout in</p>
<p>their faith. http://en.wikipedia.org/wiki/Scientific_Revolution</p>
<p>2. Isaac Newton &lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Isaac_Newton&gt; (1643-1727)</p>
<p>built upon the work of Kepler and Galileo. His development of the</p>
<p>calculus&lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Calculus&gt;opened up new</p>
<p>applications of the methods of mathematics to science. He</p>
<p>showed that an inverse square law for gravity explained the elliptical</p>
<p>orbits of the planets, and advanced the law of universal</p>
<p>gravitation&lt;http://en.wikipedia.org/wiki/Newton%27s_law_of_universal_gravitation&gt;.</p>
<p>Newton taught that scientific theory should be coupled with rigorous</p>
<p>experimentation, which became the keystone of modern science. Link :</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Scientific_Revolution</p>
<p>3. The scientific revolution did not happen all at once, nor did it begin at</p>
<p>any set date. Realistically speaking, the *scientific revolution* that we</p>
<p>associate with *Galileo, Francis Bacon, and Isaac Newton*, began much</p>
<p>earlier. You can push the date back to the work of Nicolaus Copernicus at</p>
<p>the beginning of the sixteenth century, or Leonardo da Vinci in the middle</p>
<p>of the fifteenth. Even then, you haven&#8217;t gone back far enough and you</p>
<p>haven&#8217;t included all the factors that contributed to the set of</p>
<p>epistemological transformations that we call the scientific revolution.</p>
<p>http://www.wsu.edu/~dee/ENLIGHT/SCIREV.HTM&lt;http://www.wsu.edu/%7Edee/ENLIGHT/SCIREV.HTM&gt;</p>
<p>4. Secara umum scientific revolution itu di sebut dari Copernicus ke Newton</p>
<p>.</p>
<p>Bukunya ada noh &#8230;&#8230;..</p>
<p>http://www.amazon.com/Encyclopedia-Scientific-Revolution-Copernicus-H&#8230;</p>
<p>===================================================</p>
<p>Makanya kalau mau diskusi yang benar jangan obral link wikipedia asal comot2 &#8230;&#8230;.masak guru besar seperti anda tidak punya daftar pustaka (malah pamer daftar link ) &#8230;..kasihan banget dahh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;klo cuman main link mah owe juga bisa tuh ,</p>
<p>Dalam jaman Aufklaerung, cendekiawan2 Eropa dengan rajin dan tekun</p>
<p>mempelajari SELURUH pengetahuan manusia, jadi SUDAH TENTU termasuk</p>
<p>filsafat Budha, Islam, Daoisme dan Confucianism.  Apakah diterima, itu</p>
<p>lain perkara.  Tetapi yang jelas, ikut jadi bahan pertimbangan yang</p>
<p>membentuk jaman Aufklaerung Eropa.  Misalnya dalam filsafat Kant ada</p>
<p>banyak pengaruh filsafat Buddha, terutama dalam soal persepsi</p>
<p>pancaindera.  Tapi Buddha sendiri TIDAK MAMPU menghasilkan ilmu</p>
<p>pengetahuan dan IPTEK, demikian juga halnya dengan Daoisme dan</p>
<p>Confucianisme.  Sebaliknya filsafat Kant adalah landasan IPTEK, yaitu</p>
<p>bahwa segala pengetahuan HARUS bisa dipersepsi oleh pancaindera.  Apa</p>
<p>yang terjadi adalah, Eropa telah mengolah segala informasi dari luar</p>
<p>itu untuk membangun suatu ideologi baru yang kemudian melahirkan IPTEK</p>
<p>dan DEMOKRASI.  Jadi, SEMUA &#8220;bantahan&#8221; anda itu bukan bantahan,</p>
<p>malahan justru membuktikan KEBENARAN opini saya akan keterbukaan</p>
<p>pikiran jaman Aufklaerung.</p>
<p>Dada :</p>
<p>Bantahan apa , tulisan anda yang menyudutkan Confucianism itu yah ? Yang ternyata tidak terbukti , hehehehe&#8230;&#8230;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;color:black;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=101&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/11/20/china-remaking-asia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/11/leibnizchine.gif" medium="image">
			<media:title type="html">leibnizchine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tionghoa dan Hubungan Antar Etnis</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/22/tionghoa-dan-hubungan-antar-etnis/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/22/tionghoa-dan-hubungan-antar-etnis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 08:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[(cuplikan posting saya di mailing list tionghoa net) http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net/message/65752
Penggolongan Tionghoa
Cie Eva mengemukakan tentang penggolongan tionghoa. Tionghoa Merah Putih yang pro RI , Tionghoa yang berkiblat pada Tiongkok seiring dengan kemajuan RRT, Tionghoa yang pro barat yang lahir di Indonesia dan merasa nyaman tinggal di negara-negara Barat. Sikap Tionghoa juga ada yang antipati terhadap pribumi, ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=89&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>(cuplikan posting saya di mailing list tionghoa net) <a href="http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net/message/65752">http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net/message/65752</a></p>
<h2>Penggolongan Tionghoa</h2>
<p>Cie Eva mengemukakan tentang penggolongan tionghoa. Tionghoa Merah Putih yang pro RI , Tionghoa yang berkiblat pada Tiongkok seiring dengan kemajuan RRT, Tionghoa yang pro barat yang lahir di Indonesia dan merasa nyaman tinggal di negara-negara Barat. Sikap Tionghoa juga ada yang antipati terhadap pribumi, ada yang toleran dan lain sebagainya. Lanjutnya lagi , pribumi pun bersikap sama, ada yang toleran, ada yang merah putih, ada yang pro terhadap mayoritas (muslim) sehingga timbul wacana hukum syariah atau negara Islam. Ini tidak sepenuhnya<br />
kutipan bulat-bulat dari apa yang Cie Eva sampaikan , ada juga yang saya tambahkan. Menurut saya pribadi. Sikap anti itu tentu ada , tidak perlu kita tutup-tutupi dan tidak perlu dibesar-besarkan pula. Negara modern seperti USA<br />
pun tidak luput dari kerusuhan rasial. Begitu juga isu rasial yang terjadi di Prancis. Secara natural , manusia cenderung berkelompok, mencari pasangan, berorgarnisasi berdasarkan kesamaan , baik agama , etnis, ideologi dan domisili.</p>
<p>Setelah berkelompokpun tetap saja ada perbedaan. Sifat eksklusif, antipati satu sama lain itu berjenjang. Dalam Tionghoa sendiri terbagi &#8211; bagi kedalam beberapa perbedaan pandangan seperti yang Cie Eva sampaikan. Belum lagi ada Tionghoa Bangka , Tionghoa Medan , Tionghoa Pontianak , dan Tionghoa Jawa (Bandung &#8211; Surabaya). Menurut asalnya Tionghoa pun terbagi-bagi lagi, ada yang hokkian , tio ciu , hakka dan lain sebagainya. Masing-masing sub memandang dirinya lebih tinggi dan saling memberi stigma satu sama lain. Stigma bahwa Tionghoa Medan (&#8220;cimed&#8221;) itu ulet , pekerja keras , tp sekaligus binatang ekonomi , tukang tipu. Stigma bahwa Tionghoa Jawa itu ibarat &#8220;pseudo fankui&#8221; karena dianggap sudah tidak menghargai kebudayaan tionghoa (leluhur) dan juga tidak bisa berdialek.<br />
Jadi kesimpulan lainnya , dalam tubuh Tionghoa pun ada perpecahan. Dan di hierarki yang lebih atas, antara suku2 di Indonesia juga ada sekat-sekat. Friksi-friksi yang terjadi ini akan menghambat roda pembangunan negara ini yang<br />
sarat dengan permasalahan. Ibaratnya, bagaimana seorang anak remaja bisa belajar kalau seisi rumah sibuk bertikai satu sama lain. Begitu kental semangat kedaerahan , sehingga kepala daerah haruslah putra daerah. Ini adalah pertanda bahwa prasangka antar etnis belum lagi tertuntaskan.<span id="more-89"></span></p>
<p>Saya masih merasa kecil untuk menawarkan solusi. Tapi segala sesuatu itu harus di mulai di mulai dari rumah sendiri. Di ibukota yang besar ini , di tengah gelapnya malam , setiap bangunan berhiaskan nyala lampu, yang jika di perhatikan dari bukit bagaikan jutaan kunang-kunang. Setiap nyala cahaya ada kisahnya masing-masing. Entah ada pemimpin agama yang sedang berdakwah tentang kemuliaan Tuhan sambil mengajarkan kebencian dengan dalih agamanya sendiri yang paling benar, entah kepala keluarga yang mewariskan kebencian dari moyangnya atau<br />
saudara sendiri sedang mengindoktrinasi kebencian terhadap yang lain di satu rumah , atau di rumah lain kita tidak pernah tahu. Yang jelas kebencian itu menular , dan jelas &#8211; jelas bisa di tanamkan , di jejalkan ke dalam otak-otak<br />
yang masih belia. Burung garudapun jika diasuh oleh induk ayam akan menjadi ayam untuk selamanya.</p>
<p>Jika dunia sepakbola telah sukses mendeskripsikan gambaran masyarakat yang tidak bisa menerima kekalahan, demikian juga gambaran pertukaran opini juga sering berakhir dengan kericuhan dan tergambar sudah sikap masyarakat yang tidak bisa menerima perbedaan pendapat. Kita tidak perlu menuduh tionghoa-tionghoa yang<br />
bangga dengan kebudayaan leluhurnya sebagai suatu sikap tidak nasionalis , dan juga tidak perlu menuduh tionghoa-tionghoa merah putih sebagai penjilat pemerintah. Seharusnya di jembatani karena kedua kubu seperti ini masih memiliki dasar alasan. Saya rasa masyarakat Jawa-Suriname juga turut bangga atas keberhasilan Indonesia, karena secara moral akan memotivasi mereka bahwa dalam darah mereka ada potensi yang sudah terbuktikan. Yang harus di permasalahkan adalah segelintir tionghoa yang anti &#8211; Indonesia dan anti kebudayaan leluhurnya. Inilah sejenis tionghoa yang durhaka , yang gemar mengutuki Indonesia dengan dalih peduli sesama tionghoa. Yang membuang jauh-jauh budaya yang menjadi identitasnya.</p>
<p>*****</p>
<h2>Perimbangan Opini.</h2>
<p>Tionghoa-tionghoa durhaka ini gemar mempublikasikan tulisan yang sarat dengan kebencian terhadap Indonesia. Karena muslim adalah mayoritas , maka muslim pun tak luput dari sasaran. Ini sangat pengecut dan berbahaya sekali , mereka menyerang umat mayoritas sambil mengatasnamakan tionghoa. Yang harus kita pikirkan adalah , anti tionghoa memang betul-betul ada , tetapi jika betul sikap anti itu adalah suara mayoritas , maka tionghoa sudah terhapus dari nusantara jauh-jauh hari. Disini logika bisa menjadi alat bantu. Tionghoa-tionghoa durhaka ini umumnya telah menetap di negara-negara Barat , dan sangat mengagungkan kebudayaan barat. Dengan semangat delusif bahwa setelah menjadi warga barat , maka mereka adalah sang &#8220;empu&#8221;nya dunia, padahal di sana pun kedudukan mereka adalah kaum yang terpinggirkan, terkucil , sehingga menghabiskan waktunya untuk menulis gak keruan di dunia maya. Tionghoa-tionghoa durhaka ini terkena syndrome superman , walaupun super tapi terpencil dan menyendiri dalam solitude of fortressnya , benteng kesunyiannya. Salah satu menghadapinya adalah bukan<br />
menghadapi mereka dengan debat kusir , tetapi saya harap masing-masing memiliki waktu menulis untuk memberi perimbangan opini.</p>
<p>NB: Menulis untuk memberi perimbangan opini ini pernah di kemukakan Steeve dan<br />
koh YHG.</p>
<p>*****</p>
<h2>Multiagregasi</h2>
<p>Di negara Indonesia yang sangat majemuk ini. Tidak ada benar-benar ada satu wadah yang sanggup menaungi satu individu. Tidak seperti Sinhala yang beragama X , dan Tamil yang beragama Y. Ada empat perbedaan dan tetap saja keluar dua kelompok karena satu etnis menganut agama yang sama.Di Indonesia , seorang yang bernama Mey2 adalah seorang tionghoa tulen, seorang katolik yang patuh, seorang akuntan , seorang wanita, berasal dari bandung punya<br />
hobby fotografi.(fiktif). Jika imlek dia akan bertemu si acong yang beragama Buddha.Jika di gereja dia akan bertemu dengan Sitorus yang beragama Katolik , Jika di kantor dia akan bertemu bossnya yang bernama Joko , Dalam klub fotografi dia berteman dengan si Atang yang sunda-muslim. Saat dia mendengar seorang wanita bernama Cut X di perkosa, sebagai sesama wanita dia ikut geram. Dalam aktivitas yang begitu padat, dimanakah Mey2 dapat mengarahkan kebencian? Acong yang satu etnis tp beda agama? Sitorus yang beda etnis tapi satu agama? Atau bossnya sekaligus kolega yang berbeda etnis tapi satu profesi dan satu bidang? Atau Cut X yang beda agama dan beda etnis tapi sama2 wanita?</p>
<p>Mey-mey , karena begitu banyak aktivitas , maka wawasannya pun luas , bergaul dengan orang dari latar belakang yang berbeda. Tidak ada tempat untuk mengarahkan kebencian, bahkan stigma2 tentang umat agama lain , etnis agama lain tidak terbuktikan. Maka dia semakin toleran dan menghargai perbedaan. Jikapun ada tempat untuk menyalurkan kebencian , maka dia akan melukai dirinya sendiri. Dalam jejaring multi agregasi ini setiap tindakan kebencian akan melukainya sendiri.</p>
<p>Contoh kasus fundamentalisme yang menghajar Bali dengan Bom. Dengan dalih membela tuhan maka dia melukai orang lain , karena bom itu tidak bisa memilih sasaran , bom itu pasti melukai saudara seiman yang kebetulan ada di tempat , melukai saudara seetnis yang kebetulan ada di tempat.</p>
<p>Rasisme hanya tempat bagi orang-orang yang kurang aktivitas , kurang pergaulan , hidup terkucil seperti yang saya katakan di atas , bahwa orang2 seperti ini adalah orang yg terkena syndrome superman , merasa super tapi menyendiri dalam solitude of fortress.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/89/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/89/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=89&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/22/tionghoa-dan-hubungan-antar-etnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Red Cliff 赤壁</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/14/red-cliff-%e8%b5%a4%e5%a3%81/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/14/red-cliff-%e8%b5%a4%e5%a3%81/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 12:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[
SINOPSIS
1. KAMPANYE MILITER CAO &#8211; CAO KE SELATAN.
Film ini dibuka ketika Cao Cao (Zhang Fengyi) berusaha membujuk kaisar dinasti Han  untuk menyerang ke selatan yang diduduki oleh Sun Quan dan Liu Bei dengan dalih sebagai pemberontak. Kong Rong menentang Cao Cao terang-terangan dan menuduh balik bahwa Cao Cao lah sang penghianat itu sendiri dengan alasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=86&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/080321cm.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-87" src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/080321cm.jpg?w=216&#038;h=300" alt="" width="216" height="300" /></a></p>
<p><strong>SINOPSIS</strong></p>
<p>1. KAMPANYE MILITER CAO &#8211; CAO KE SELATAN.</p>
<p>Film ini dibuka ketika Cao Cao (Zhang Fengyi) berusaha membujuk kaisar dinasti Han  untuk menyerang ke selatan yang diduduki oleh Sun Quan dan Liu Bei dengan dalih sebagai pemberontak. Kong Rong menentang Cao Cao terang-terangan dan menuduh balik bahwa Cao Cao lah sang penghianat itu sendiri dengan alasan bahwa marga Sun telah turun temurun menguasai wilayah selatan dan Liu Bei sendiri masih ada hubungan saudara dengan kaisar ( Dinasti Han didirikan oleh Marga Liu , Liu Bang). Upaya Cao Cao untuk membujuk kaisar akhirnya berhasil.<span id="more-86"></span></p>
<p>2. KEKALAHAN LIU BEI</p>
<p>Cao Cao mulai melakukan kampanye militer ke selatan. Liu Bei mengalami pukulan pertama , yang memaksa pihaknya mundur demi kepentingan rakyat dengan kekuatan militer yang terus menyusut. Kubu Liu Bei dipenuhi oleh panglima &#8211; panglima dan penasehat yang bertalenta. Diantaranya Ma Chao (anak dari Ma Teng) , Zhao Yuen (Zhao Zhi Long) , Guan Yu , Zhang Fei dan si &#8220;jago tua&#8221; Huang Zhong , serta penasehat paling brilyan sepanjang sejarah tiongkok yaitu Zhuge Liang. Begitu rumitnya sejarah Sam Kok versi Romance ini membuat banyak detail yang di hilangkan untuk menyingkat waktu. Salah satu adegan yang paling mengharukan dan heroik adalah saat Zhao Yun sendirian menebus pasukan musuh untuk menyelamatkan Liu Shan dan ibunya , karena anak kecil itu adalah satu-satunya keturunan Liu Bei.</p>
<p>3. Aliansi Shu &#8211; Wu</p>
<p>Singkatnya kekalahan Liu Bei dalam keadaan yang mengenaskan memaksa Zhuge Liang untuk menempuh cara  membujuk Sun Quan untuk bergabung melawan Cao Cao. Dan yang tidak kalah penting adalah membujuk Raja Muda Zhou Yu (Tony Leung) , karena Sun Ce , kakak sekaligus penguasa sebelum Sun Quan pernah berpesan bahwa untuk urusan luar negri itu menjadi tanggung jawab Zhou Yu.  Zhuge Liang harus meyakinkan Sun Quan yang peragu dan krisis kepercayaan diri karena tidak sehebat nama besar kakaknya dan leluhurnya.  Dialog antara Zhou Yu dan Zhuge Liang sepenuhnya adalah dialog antara dua tokoh penting dengan intelektual tinggi dari kedua kubu yang hendak beraliansi. Jika perlu berkomunikasi dengan musik saja.</p>
<p>4. Perang Chi Bi</p>
<p>Pasukan Cao &#8211; Cao berasal dari utara yang kebanyakan adalah pasukan kavaleri dan infanteri. Sementara untuk kampanye kali ini mereka berhadapan dengan aliansi Sun Quan dan Liu Bei yang kalah kuantitas tetapi unggul dalam kualitas dan juga berpengalaman dalam perang maritim khususnya dari pihak Sun Quan.  Cao Cao dalam kampanye militer ke selatan mengerahkan tentara yang berjumlah hampir 800 ribu , yang kalau untuk ukuran abad ke 3 (bahkan untuk ukuran sekarang ini adalah jumlah yang sangat fantastis). Pasukan sebanyak itu menghadapi kendala alam yaitu pasukan utara tidak berpengalaman dalam perang maritim. Kubu Cao &#8211; Cao di perkuat oleh dua panglima maritim negri Wu Cai Mao dan Zhang Yun yang membelot ke pihak Wei.</p>
<p>Dan selanjutnya genderang peperangan di mulai. Yang saya yakini jauh lebih berkualitas daripada film The Lord Of The Ring.</p>
<p><strong>NOVEL vs MOVIE</strong></p>
<p>1. Aksi heroik penyelamatan Liu Shan oleh Zhao Yun tidak melibatkan Guan Yu.  Zhang Fei malah menjaga jembatan untuk menakuti-nakuti musuh sambil membiarkan Zhao Yun mundur ke garis belakang membawa Liu Shan.</p>
<p>2. Zhou Yu tidak mengunjungi Base Camp kubu Liu Bei. Zhou Yu dalam novel di gambarkan sebagai tokoh terpenting kerajaan Wu. Memiliki sifat picik dan tidak menerima keunggulan orang lain. Dalam novel digambarkan Zhuge Liang beberapa kali memperdayai Zhou Yu. Ini membuat Zhou Yu beberapa kali ingin menghabisi Zhuge Liang.  Di Film ini Zhou Yu di gambarkan lebih halus , lembut , seperti tergambar dalam adegan dia bersama anak peniup suling. Dan juga saat adegan Zhou Yu mengampuni prajurit yang mencuri ternak penduduk secara halus.</p>
<p>3. Zhuge Liang menemui Sun Quan secara personal , dan sebelum itu juga harus menghadapi keroyokan debat seluruh dewan mentri yang berusaha mempermalukan Zhuge Liang sambil menertawakan kekalahan Liu Bei. Adegan perdebatan yang menarik ini tidak ditampilkan dalam film.</p>
<p>4. Sun Shangxiang (Vicky  Zhao) tidak pernah bertemu dengan Liu Bei sebelum pernikahan mereka. Dan pernikahan itupun terjadi akibat Zhou Yu termakan strateginya sendiri dan terbaca oleh Zhuge Liang.</p>
<p>5. Dll</p>
<p>***</p>
<p><strong>REVIEW</strong></p>
<p>Film Red Cliff adalah film yang spesial , apalagi Tiongkok akan menjadi tuan rumah Olimpiade yang terbesar sepanjang sejarah. Film Red Cliff juga mempertunjukkan keunggulan peradaban Tiongkok sebagai salah satu peradaban tua yang masih tersisa , dimana peradaban Mesir, Romawi , Roma , Mesopotamia , Maya , Aztec dan lain &#8211; lain telah tumbang.</p>
<p>Perang memanglah kejam. Kekacauan akhir dinasti Han di awali oleh gerakan Yellow Turban yang kurang lebih mirip gejolak Falungong sekarang ini, paling tidak dari sisi yang menggiurkan dari bidang kesehatan. Dan panglima perang berdalih satu sama lain untuk menyelamatkan dinasti Han sambil berperang satu sama lain.  Puluhan warlord ini saling bertikai dan akhirnya mengerucut menjadi tiga kekuatan utama yaitu Cao &#8211; Cao , Liu Bei dan Sun Quan.</p>
<p>Film Red Cliff adalah film yang mempertontonkan keunggulan seni perang tiongkok yang telah berusia ribuan tahun , dan di adopsi oleh beberapa negara seperti Jepang dan militer modern sekarang ini. Zhuge Liang adalah tokoh yang berhasil melakukan teori Sun Tzu dalam penerapan yang sesungguhnya. Kegeniusan militernya seringkali tersamar oleh kesan mistik yang tergambar ke dalam cerita. Padahal Zhuge Liang memperhitungkan semua faktor-faktor yang akan terlibat dalam perang , psikologi musuh , mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri , mengenali keunggulan dan hambatan alam , mengenali kekuatan dan keunggulan musuh , memperhitungkan sifat-sifat medan perang yang berbeda dalam setiap kasus peperangan , dan lain sebagainya.</p>
<p>(ngantuk zzz , lanjut nanti tulisannya masih berantakan)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/86/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/86/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=86&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/08/14/red-cliff-%e8%b5%a4%e5%a3%81/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/080321cm.jpg?w=216" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Manusia dan Bencana : Satu Dekade Kerusuhan Mei</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/24/manusia-dan-bencana-kerusuhan-mei/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/24/manusia-dan-bencana-kerusuhan-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 02:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[api dendam]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[komersial]]></category>
		<category><![CDATA[mei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[I
Bencana menuai demonstrasi manusia yang tidak lagi bernyawa , terbujur kaku , bergelimpangan disana sini dan menuntut untuk diperhatikan , daripada hanya kematian-kematian individual seorang gembel di jalanan. Yah kematian kolektif memiliki prime time yang penuh dengan slot iklan dan rating yang tinggi, memiliki prestise yang tinggi.Seperti piala Eropa sebentar lagi yang akan menyihir rakyat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=81&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/2477861800102872335s500x500q85.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-84" src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/2477861800102872335s500x500q85.jpg?w=300&#038;h=163" alt="" width="300" height="163" /></a><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/05/05010501_aideasiemapl.jpg"></a><strong>I</strong></p>
<p>Bencana menuai demonstrasi manusia yang tidak lagi bernyawa , terbujur kaku , bergelimpangan disana sini dan menuntut untuk diperhatikan , daripada hanya kematian-kematian individual seorang gembel di jalanan. Yah kematian kolektif memiliki prime time yang penuh dengan slot iklan dan rating yang tinggi, memiliki prestise yang tinggi.Seperti piala Eropa sebentar lagi yang akan menyihir rakyat Indonesia sebulan penuh sehingga tak bakalan sudi bagi kita untuk melirik sepakbola gajah di negri sendiri.</p>
<p>Begitu pula yang terjadi dengan tayangan kematian dari sebuah bencana.Angka statistik yang serba wah memaksa siapapun untuk segera memberi pertolongan semeriah mungkin agar tidak dituduh tidak bermoral . Mari lupakan dulu gembel jalanan yang terancam mati kelaparan . Mari kita lupakan orang &#8211; orang sakit disekitar yang merelakan tubuhnya menjadi hotel bintang lima mahluk2 bersel satu, atau yang merelakan perutnya menjadi laboratorium bulog. Tidak ada benefitnya menolong sesuatu yang tidak bakal terliput, tidak ada wartawan yang akan datang , tidak ada kamera yang akan mengabadikan.<span id="more-81"></span></p>
<p>Nyatanya fenomena menolong semut di seberang lautan bukanlah monopoli negara berkembang. Sepertinya kapal induk USA lebih cepat datang ke Aceh daripada garda nasional saat menghadapi bencana di New Orleans.</p>
<p><strong>II.</strong></p>
<p>Bulan ini adalah bertemakan kerusuhan Mei yang sudah 10 tahun yang lampau. Bahkan salah satu <a href="http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/33352">puisi </a>dibawah ini mengukur 10 tahun yang lalu dengan deret ukur ratusan tahun. Berusaha mencari sebab &#8211; akibat yang digambarkan tidak tiba &#8211; tiba saja meledak dan meletakkan unsur api sebagai unsur utama. Sebagian orang memandang api tersebut sebagai mercusuar , bukannya untuk dirayakan melainkan untuk dikenang , bukannya untuk didekati tapi untuk dihindari. Sastrawan Russia , Aleksandr Solzhenytsin mengalami sengatan api disekujur tubuhnya , dan dia tetap hidup walaupun terbakar. Hati-hatinya bertanya , aku adalah pahlawan tanah airku di garis depan , dan negara mengirimkanku ke tiang bakaran. Api tersebut pada awalnya menghanguskan , tetapi seiring berjalan waktu. Aleksandr merubah api yang membakarnya menjadi pelita , instrumen bagi pencerahannya. Sampailah beliau di pemahaman bahwa apapun yang terjadi itu adalah harga yang pantas diterima . Aleksandr menggambarkan alat sederhana , sebuah sisir yang jika digunakan secara halus akan membuatnya beliau menemukan bahwa api siksaan itu pantas diterimanya, api siksaan itu membuatnya bertambah kuat.</p>
<p>Kerusuhan Mei menebar api yang jahat. Bukannya tanpa sebab , dan pastilah ada yang menggerakkan. Api yang tersasar memang melahap siapa saja , tetapi ironisnya sasaran utama menjadi tersamar , dan hal ini malah mengangkat derajat tragedy yang mengancam suatu etnis menjadi tragedi nasional. Seringkali terlupa bahwa api yang menghanguskan Hiroshima juga melahap rakyat yang tidak berdosa , walau sasarannya jelas adalah menjatuhkan moral tentara Jepang. Begitu juga hujan artileri pasukan merah Sovyet yang menghujani Berlin. Segera anak2 naga menjelma menjadi cacing-cacing yang menggeliat atau ular yang lari ketakutan begitu mengindrai asap dan riuh rendah orang2 yang kerasukan. Ironisnya , beberapa tahun kemudian api menjelma menjadi ledakan . Segelintir orang bermimpi menjadi martir , meraih wildcard tiket surgawi dengan menghukum orang asing dan juga menghukum dirinya sendiri. Sama seperti api di bulan Mei yang segera menghalau orang-orang asing yang ketakutan untuk segera hengkang dari pulau dewata. Sama seperti kerusuhan Mei , ledakan di pulau dewata ini menghajar siapa saja bukan saja hanya orang asing , tapi rekan sebangsa dan senegara juga menjadi korbannya. Hal serupa juga terjadi , bahwa ledakan tersebut naik derajatnya menjadi tragedy internasional dan bukan lah serangan terhadap etnis (bule) dan agama karena ,hmm toh rekan senegara pun menjadi korban.</p>
<p>Terlepas bahwa itu adalah tragedy nasional ataupun tragedy etnis. Kita harus berpegang prinsip bahwa segala sebab ada akibat. Korban yang mengalami akibat terikat pada mata rantai sebab yang kasat mata yang digambarkan Aleksandr sebagai sisir halus, bahwa segala sesuatu yang diterima memang pantas di alami. Bukan berarti saya mengatakan bahwa korban kerusuhan itu pantas mengalami semua itu. Ada rahasia alam yang tidak kita mengerti. Tetapi yang pasti pelaku kerusuhan pun kelak akan terikat dengan mata rantai sebab &#8211; akibat ini harus membayar apa yang di lakukan, mungkin dengan bunga yang tinggi yang tidak akan mampu dibayar dan diwariskan pada keturunannya kelak. Aktor intelektualnya mungkin berpeluang menerima academy award di akhirat sana.</p>
<p>Sementara puisi-puisi bencana menggunakan kata untuk mendeskripsikan sebuah bencana dan tragedy , tetapi jarang yang saya temui seperti karya sastra Aleksandr yang menggunakan kekuatan dari kata-kata untuk menggali makna yang ada dibalik bencana. Puisi-puisi yang ada cenderung mencari sebab yang sebenarnya sedang mencari jejak dari mahluk yang bernama kambing hitam. Padahal makna sebuah bencana adalah seharusnya mengkonversi energi panas yang berlebihan dari api dendam yang membakar ini menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kita sering melihat bahwa bencana justru melahirkan simpati bantuan dari kejauhan yang sedang berada di tempat aman , bahkan seperti terjadi perlombaan bantuan kemanusiaan seperti yang saya gambarkan di bagian awal, tetapi jangan terlupakan bahwa di lokasi bencana , orang dibimbing oleh suara perutnya untuk menjarah milik orang lain untuk bertahan hidup.</p>
<p>Tema bencana yang mendominasi posting-posting di bulan ini seperti Badai di Myanmar , Kerusuhan di Tibet , Gempa di RRT, Kerusuhan Mei, seharusnya di konversikan sebagai energy yang positif , bukan sebagai bahan bakar yang terbaharukan, yang menjadikan api dendam sama abadinya dengan olimpiade. Seharusnya api itu menjelma menjadi mercusuar , menerangi pikiran busuk pelaku kerusuhan untuk bertobat , dan menjadi pelita bagi kita untuk menghindari sejarah yang sama terulang kembali</p>
<p>Et Pax In Terra</p>
<p class="MsoNormal">
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=81&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/24/manusia-dan-bencana-kerusuhan-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/08/2477861800102872335s500x500q85.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Parodi Demokrasi Untuk Teokrasi Tibet</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/08/parodi-demokrasi-untuk-teokrasi-tibet/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/08/parodi-demokrasi-untuk-teokrasi-tibet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 06:17:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[teokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[tibet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[
Segera setelah aksi kerusuhan di Tibet yang di lancarkan orang-orang Tibet sehingga orang-orang Han sebagai pendatang menjadi korban. Barat melihat insiden ini sebagai mangsa empuk yang tidak boleh dilewatkan untuk menggoyang Tiongkok. Apalagi Tiongkok sebentar lagi akan menyelenggarakan event olahraga terakbar abad ini sebagai tuan rumah olimpiade. Event ini sangat penting bagi Tiongkok untuk menunjukkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=79&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/05/642.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-80" src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/05/642.jpg" alt="" /></a></p>
<p>Segera setelah aksi kerusuhan di Tibet yang di lancarkan orang-orang Tibet sehingga orang-orang Han sebagai pendatang menjadi korban. Barat melihat insiden ini sebagai mangsa empuk yang tidak boleh dilewatkan untuk menggoyang Tiongkok. Apalagi Tiongkok sebentar lagi akan menyelenggarakan event olahraga terakbar abad ini sebagai tuan rumah olimpiade. Event ini sangat penting bagi Tiongkok untuk menunjukkan kepada dunia sebagai expo keberhasilan mereka. Hal ini sangat tabu bagi pesaingnya , yaitu negara-negara kuat Eropa dan USA. Apalagi sudah terlanjur ditanamkan kepada dunia , betapa terbelakangnya Tiongkok dengan komunismenya. Nyatanya apa yang ditanamkan melalui agen-agen media barat kepada dunia ini tidak terbukti , dan Tiongkok terus melesat sebagai kekuatan ekonomi ataupun kekuatan regional.<span id="more-79"></span></p>
<p>Insiden Tibet memberikan harapan baru kepada barat untuk menggoyang kembali Tiongkok seperti yang senantiasa di lakukan sejak era perang dingin , china containment , insiden Tian An Men , Isue Ham , Isue penindasan kristen , issue Darfur &#8211; Sudan. Kesuksesan barat dan medianya berhasil membangkitkan gelombang demonstrasi. Seketika orang-orang berdemonstrasi bagaikan sapi di cocok hidungnya. Seolah memperjuangkan HAM dan Kemanusiaan tanpa tahu apa yang terjadi. Mereka berdemonstrasi bagaikan model yang sedang melenggang kangkung diatas catwalk jalan raya. Ironisnya gelandangan , sesama mereka , ada di sekitar mereka luput dari perhatian. Luput dari apa yang semestinya di perjuangkan. Semut di seberang lautan , Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan. Sungguh Ironis.</p>
<p>Anehnya. Demokrasi dijadikan senjata andalan untuk mendukung teokrasi Tibet. Padahal sejarah Eropa yang muram di era medieval adalah hasil dari kekuasaan teokrasi yang absolute, dimana ilmu pengetahuan menjadi terpinggirkan, masyarakat menjadi terbelakang. Rohaniwan merangkap sebagai penguasa , berkerja sama dengan sistem monarki dan system feodal menciptakan badai inkuisisi bagi para cendikiawan , ilmuwan , alkemis , dan bahkan orang-orang suci yang tertuduh bida&#8217;ah seperti yang dialami Joan of Arc di tiang bakar.</p>
<p>Sekarang demokrasi hendak diangkat kepermukaan oleh para demonstran untuk mendukung teokrasi Tibet. Ini adalah contoh kesuksesan dan betapa penting peran media sebagai alat untuk menyetir jiwa muda dengan tenaga yang berlebihan tapi terlalu banyak waktu senggang. Jadilah demonstran sebagai alat untuk menunjukkan jati diri secara instant. Media barat dianggap selalu benar , dan media RRT dianggap sebagai corong pemerintah. Demonstrasi yang subjektif dan hanya sebagai fashion.</p>
<p>Dan untuk kesekian kalinya RRT terkepung sendirian oleh opini dunia yang diboncengi media barat. Tatkala Tiongkok terbelakang dan terkepung di perang dingin, dunia menertawakan kemiskinan mereka. Tatkala Tiongkok mencapai kemajuan , dunia menuduh bahwa kesuksesan mereka disertai dengan penindasan HAM. Masih banyak orang yang bersikukuh bahwa demokrasi adalah harga mati yang harus di cangkokkan ke semua negara dunia. Padahal Tiongkok mempunyai permasalahan yang khas , yang sepanjang ribuan tahun akrab dengan perang saudara yang menghabiskan begitu banyak korban jiwa . Sampai berdirinya RRT yang berhasil mendepak nasionalis ke seberang lautan dan menjadi penguasa tunggal. Jelas sudah bahwa kharakteristik bangsa Tiongkok memang membutuhkan sistem pemerintahan yang kuat dengan kontrol yang kuat termasuk kontrol terhadap media massa untuk mencegah terulangnya kembali potensi perang saudara. Perang saudara yang kalau terjadi akan membawa dampak bagi permasalahan dunia, seperti arus diaspora jilid baru. Dan kini RRT berhasil mencapai kemajuan sebagai negara yang sukses di segala bidang dengan cara yang berbeda dengan barat. Tentu negara apapun bukan surga dan tidak terlepas dari kesalahan termasuk negara yang konon menjunjung HAM tapi gemar berperang seperti USA.</p>
<p>Jadi masih relevankah demonstrasi untuk Free Tibet?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=79&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/05/08/parodi-demokrasi-untuk-teokrasi-tibet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/05/642.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Tionghoa dan Judi</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/04/01/budaya-tionghoa-dan-judi/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/04/01/budaya-tionghoa-dan-judi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 06:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[

Berjudi itu adalah kombinasi dari sifat ketidakpastian dari waktu yang terus bergerak dengan perilaku manusia sebagai homo ludens, mahluk yang gemar bermain.
Berjudi sering di pandang rendah oleh masyarakat karena permainan dilakukan dalam waktu relative singkat dan ekspektasi yang liar antara semakin kaya atau kehilangan harta sama sekali. Kekalahan dalam waktu singkat inilah yang seolah-olah begitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=77&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><a title="olympics-gambling.jpg" href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/04/olympics-gambling.jpg"><img src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/04/olympics-gambling.jpg" alt="olympics-gambling.jpg" /></a></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Berjudi itu adalah kombinasi dari sifat ketidakpastian dari waktu yang terus bergerak dengan perilaku manusia sebagai homo ludens, mahluk yang gemar bermain.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Berjudi sering di pandang rendah oleh masyarakat karena permainan dilakukan dalam waktu relative singkat dan ekspektasi yang liar antara semakin kaya atau kehilangan harta sama sekali. Kekalahan dalam waktu singkat inilah yang seolah-olah begitu meremehkan uang yang di raih dari memeras keringat setiap hari dan lantas menguap begitu saja. Jadi sifat instantnya sendiri yang membuat judi begitu di haramkan dan diremehkan.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Sementara manusia tanpa melempar atau dengan melempar dadu , tanpa bermain atau dengan bermain kartu tetap saja berhubungan dengan ketidakpastian.  Jadi dalam hakikat kehidupan yang sebenarnya , manusia senantiasa berjudi dengan dirinya, hanya saja berbeda wujudnya dan derajatnya.<span id="more-77"></span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Orang bermain saham juga tidak ada bedanya dengan berjudi , hanya saja tampak begitu terhormat. Saat berkerja juga , seseorang akan berhadapan dengan opsi-opsi , terus berkerja atau berhenti berkerja , dengan segala resikonya. Lantas seseorang berhenti berkerja dan merintis usaha , dalam posisi ini dia berjudi lagi dengan dirinya apakah penghasilan dari usaha dapat menggantikan gaji yang lebih konstan (dan stagnan) atau malah mengalami kegagalan usaha. Dalam memilih pasangan hidup , seseorang lagi &#8211; lagi berjudi , apakah pasangannya ini dapat sejalan dengan dirinya , atau malah baru melepas bulu dombanya setelah menikah. Dari contoh &#8211; contoh aktivitas manusia sehari &#8211; hari terlihat jelas manusia senantiasa bertaruh setiap mengambil keputusan apapun , setiap melakukan apapun , bahkan do nothing juga merupakan sebuah opsi yang malah seringkali lebih menguntungkan.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Setiap pertaruhan memiliki resikonya masing &#8211; masing. Aku yang semakin kaya , atau kamu yang semakin miskin atau sebaliknya. Hubungan dagang antara negara pun mengalami surplus dan deficit. Setiap pedagang yang sukses akan memangsa pesaingnya, pembeli datang ke satu toko meninggalkan toko lainnya. Kekayaan Soros bertambah dari pertaruhannya, sementara kawasan Asia terkena flu ekonomi.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Orang tionghoa memang gemar berjudi seperti pada umumnya. Bahkan anak-anak muda tionghoa sudah pandai bertaruh mulai usia remaja dalam pertaruhan judi sepakbola. Negatif memang , karena yang dipertaruhkan seringkali uang saku pemberian orang tuanya untuk bekal anaknya kelak. Tapi itu dalam permukaan luar saja yang seringkali terlihat negatifnya saja, tetapi sebenarnya menunjukkan perilaku tionghoa yang risk taker.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Makna orang tionghoa yang gemar dan pandai berjudi dalam arti yang lebih dalam, dalam kehidupan , memperlihatkan orang tionghoa berani menempuh resiko untuk merubah nasibnya, kalau perlu menempuh dunia baru yang tidak dikenal mencoba peluang lain (etnis dengan diaspora terbesar di dunia), meminimalkan resiko kegagalan dengan menghilangkan biaya-biaya yang tidak perlu (menabung, hidup hemat). Orang tionghoa juga sangat pandai berinvestasi dalam hal &#8211; hal yang paling hakiki, misalkan investasi pendidikan sang anak(generasi muda)  dalam keluarga dianggap paling penting. Kalau perlu orang tua makan seadanya , agar sang anak dapat sekolah yang layak dan makan yang layak.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Jadi saya sih setuju saja kalau dikatakan orang tionghoa suka berjudi dalam wujud-wujud yang lebih luas daripada sekedar bermain capsah. Mental berjudi ini lah yang membuat orang tionghoa sangat unggul sebagai pedagang.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/77/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/77/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=77&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/04/01/budaya-tionghoa-dan-judi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/04/olympics-gambling.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">olympics-gambling.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trauma Sejarah Masa Lampau Tionghoa</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/trauma-sejarah-masa-lampau-tionghoa/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/trauma-sejarah-masa-lampau-tionghoa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 04:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[ 

Tragedy masa lampau adalah peristiwa-peristiwa negatif yang terjadi masa silam. Peristiwa adalah dimana orang tidak lagi menjadi tuan atas dirinya , dan terseret secara tak berdaya yang tidak mampu di lawan atau dikendalikan. Hasil dari peristiwa negatif adalah trauma , yang bisa dengan drastis mengubah sikap individu atau kelompok. Walau trauma adalah ekses dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=71&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/caricature1.jpg" title="caricature1.jpg"><img src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/caricature1.jpg" alt="caricature1.jpg" /></a><a href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/finkelstein_caricature.gif" title="finkelstein_caricature.gif"> </a></div>
<div></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Tragedy masa lampau adalah peristiwa-peristiwa negatif yang terjadi masa silam. Peristiwa adalah dimana orang tidak lagi menjadi tuan atas dirinya , dan terseret secara tak berdaya yang tidak mampu di lawan atau dikendalikan. Hasil dari peristiwa negatif adalah trauma , yang bisa dengan drastis mengubah sikap individu atau kelompok. Walau trauma adalah ekses dari suatu peristiwa , tetapi dia bersifat seperti kamera dengan night mode , membekukan peristiwa , dengan tangan yang gemetar , dan dengan hasil jepretan yang blur , yang akhirnya mengabadikan peristiwa yang sesungguhnya. Dalam keadaan trauma , yang di pikirkan adalah melebih-lebihkan sisi gelapnya. Dan mengembik seperti kambing . Saya , kenapa saya . Kita , kenapa kita mengalami semua ini? Masa lampau telah lama lewat , dan trauma terus menjerumuskan manusia terus berkubang kepada masa lampau. Terjadi mekanisme repetitif antara mengingat disaat ingin melupakan , vice versa. Hasil dari semua itu adalah prasangka &#8230;</span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Contoh mekanisme repetitif adalah pembahasan memamah biak kembali masa lampau , yang lebih menyerupai mengindoktrinasi massa. Alih &#8211; alih mencegah terjadinya perulangan peristiwa negatif seperti kerusuhan Mei , dan kerusuhan lainnya , tetapi hanya menumbuhkan prasangka. Jika di tarik mundur terus ke belakang , inilah penyebab terjadinya perang sepanjang masa. Karl May dalam &#8220;Et Pax In Terra&#8221; mengatakan ,&#8221; Pada mulanya prasangka. Tentu kita melihat hasil tersebut dalam konflik abadi Sinhala dan Tamil yang berusia ratusan tahun. Dan konflik Israel &#8211; Arab yang telah berusia ribuan tahun. Prasangka tumbuh besar dan sehat menjadi dendam , permusuhan abadi. </span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Martin Heideger dalam Discourse of Thinking mengatakan. Massa tidak pelupa , tetapi tidak berpikir . Dalam ketidak berpikiran , massa tidak hanya melupakan , tetapi juga mengingat. Bagian dari ketidak berpikiran adalah prasangka. Dalam pembahasan Nanking . Disini pembahasan yang sempat marak di milist ini lebih menonjolkan emosi daripada rasio. Begitu pula dalam pembahasan lain seperti Soeharto , Cina vs Tionghoa , Kamp konsentrasi . Orang berlomba mengklaim mengetahui sejarah , dan memanfaatkan sejarah untuk menuding pihak lain (Andaikan Soeharto tidak begini , maka saya tidak akan bernasib begitu), memanfaatkan sejarah untuk menghibur diri (kebudayaan tionghoa yang banyak dicuri oleh barat).Tetapi saya menangkap adanya impotensi dalam menangkap makna sejarah. Berandai &#8211; andai dalam dunia yang sempit , andaikan Soeharto tidak begini maka Aku tidak akan begitu. Padahal ada keterkaitan antara peristiwa yang satu dengan yang lain. Dalam kasus Nanking , ataupun agresi Jepang. Yang disorot adalah dampak kekejamannya saja. Kenapa perandaian tidak diperluas jauh lebih kompleks. Andaikan Jepang tidak menyerbu Tiongkok , Chiang Kai Sek tetap bercokol di Tiongkok , dan Tiongkok segera akan di pengaruhi Barat. Dalam kausalitas yang sangat kompleks, agresi Jepang menyebabkan Tiongkok semakin kuat. Kenapa tidak dipikir sampai kesana? Dalam kasus Hitler &#8211; Yahudi pun demikian , andai tidak terjadi holocaust , negara Israel tidak akan berdiri , dan Amerika Serikat masih tertinggal dari Eropa. Mengingat banyak sekali ilmuwan yahudi yang kabur ke Amerika. Sebenarnya saya bisa menulis jauh lebih kompleks lagi , tetapi tulisan takutnya akan sangat panjang. Intinya adalah , Ada Makna dibalik Penderitaan , betapapun kejamnya</span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Dalam kasus Tionghoa Indonesia. Andaipun etnis Tionghoa di bonsai , entah itu tangannya , budayanya , bahasanya , agamanya. Itu adalah proses yang pahit yang harus di lewati. Setiap budaya dan entitas budaya mengalami apa yang di namakan ujian. Sama seperti panca indera manusia . Mata yang buta akan menjadikan indera pendengaran dan peraba menjadi semakin peka dan kuat. Dan ketika matanya sembuh , dia menjadi manusia super. Begitu juga dengan tionghoa , segala handicap yang dialami di masa lampau , membuat tionghoa bergerak di sektor bisnis. Dan ketika kebebasan yang dirintis oleh Gus Dur , maka Tionghoa semakin kuat. Hal ini yang harus di renungkan. </span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Terkadang ada makna dibalik hukuman. Dostoyevsky sendiri pernah mengalami hukuman, justru mendukung adanya hukuman. Luchenetsky menulis dalam “Prison Herald”. “ Kegelapan membuat manusia lebih sensitive pada terang, aktivitas yang dipaksakan dalam penjara membuat dia haus akan hidup, gerak dan kerja. Kesunyian membuat dia merenungkan dalam-dalam “Aku”-nya, sehingga ia memandangnya berdasarkan kondisi sekitarnya, masa lalunya dan kekiniannya, dan memaksanya untuk berpikir tentang masa depan. Lev Tolstoy memang benar ketika dia bermimpi masuk penjara. Pada saat-saat tertentu, orang besar itu kehilangan kata-kata. Dia membutuhkan penjara seperti kemarau membutuhkan hujan.</span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Saya melihat tionghoa mengalami trauma.Dan solusi yang harus diberikan adalah detraumatisasi. Menghapus kontak dengan masa lampau yang terlalu berlebihan, emosional, menyalahkan pihak lain dan berulang2 atas nama sejarah . Apa benar demikian?. Karena itu hanya menumbuhkan prasangka baru. Atau malah Tionghoa menjadi paranoid. Dan rencana sang pelaku kerusuhan berhasil. Usaha men &#8211; trauma-kan tionghoa telah berhasil sukses, dan dibantu secara tidak langsung oleh tionghoa2 pandir yang sok berada terdepan diantara tionghoa. Dan permasalahan tidak akan selesai. Justru dengan cara demikian , peristiwa negative bisa terulang lagi. Berhentilah menggunakan cara kompulsif , apalagi menyudutkan &#8220;cina&#8221; dengan interupsi yang sangat &#8220;kasar&#8221;&#8211;, kasta. Gunakan cara yang lebih simpatik. Upaya hukum tentu harus dilakukan terhadap pelaku &#8211; pelaku kerusuhan. Adolf Eichmann, pencetus &#8220;solusi final&#8221; bagi yahudi pun menerima ganjarannya walaupun telah bersembunyi di ujung dunia. Jadi saya yakin pelaku kerusuhan juga akan mengalami ganjaran serupa , jika kekuatan hukum tidak berhasil menyentuhnya , mereka akan mengalami ganjaran setimpal lewat mekanisme kekuatan lain , hukum alam misalkan.</span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="MsoNormal" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Mengetahui sejarah adalah penting , tapi tanpa kemampuan untuk memahami , kontemplasi , dan menggali makna dibalik sebuah &#8220;hukuman&#8221; adalah sia &#8211; sia saja.</span><span style="font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<div align="justify">  <span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Ini adalah garis batas tegas antara kita orang dewasa dengan anak sekolah . Remaja memilki ingatan kuat dalam menghapal sejarah , tetapi kematangan berpikir belum memadai untuk memahami sejarah. Kaum remaja juga dengan mudah terjebak dalam kubu pro dan anti. Berteriak paling kencang dan revolusioner. Bayangkan kalau ada remaja &#8220;garda merah&#8221; sebagai agen suatu gagasan , dan melakukan praktek kasta terhadap kaum &#8220;Cina&#8221;. Menerjemahkan gagasan &#8220;utopis&#8221; penyeragaman istilah tionghoa dengan cara kasar, semestinya menyadari pula mekanisme yang sama yang di lakukan para diktator lain</span></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=71&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/trauma-sejarah-masa-lampau-tionghoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/caricature1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">caricature1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perang dan Agama</title>
		<link>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/perang-dan-agama/</link>
		<comments>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/perang-dan-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 03:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/perang-dan-agama/</guid>
		<description><![CDATA[
Perang salib dikatakan perang antar umat islam lawan umat nasrani ? Perang salib lebih menyerupai pertempuran dua hegemoni kawasan, yang kebetulan dalam hal ini rakyatnya beragama homogen. &#8230;., apalagi yang digunakan untuk mempersatukan kalau bukan kesamaan agama. Diluar carut marut perang, Paus , Baldwin the Lepreux , Salahuddin. Ada kisah lain yang luput untuk dicermati. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=70&subd=parahyangan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="addis-religion-war-cartoon.jpg" href="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/addis-religion-war-cartoon.jpg"><img src="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/addis-religion-war-cartoon.jpg" alt="addis-religion-war-cartoon.jpg" /></a></p>
<p align="justify"><span class="nfakpe"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Perang</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';"> salib dikatakan <span class="nfakpe">perang</span> antar umat islam lawan umat nasrani ? <span class="nfakpe">Perang</span> salib lebih menyerupai pertempuran dua hegemoni kawasan, yang kebetulan dalam hal ini rakyatnya beragama homogen. &#8230;., apalagi yang digunakan untuk mempersatukan kalau bukan kesamaan agama. Diluar carut marut <span class="nfakpe">perang</span>, Paus , Baldwin the Lepreux , Salahuddin. Ada kisah lain yang luput untuk dicermati. Balian dari Ibelin bertahan di kota suci tiga agama , dengan senjata seadanya , dengan dukungan warga kota yang berasal (kalau mau dicatat AGAMA nya) , islam , yahudi , nasrani. Luar Biasa!!</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Sayangnya sejarah <span class="nfakpe">perang</span> salib sering dijadikan landasan teori bagi orang yang sok tahu dengan mengatakan bahwa umat agama tertentu gemar berperang&#8230;&#8230;&#8230;ck ck ck ck &#8230;&#8230;coba pahami konteks bahwa sejarah medieval memang haus peperangan, itu terjadi dimanapun termasuk di wilayah asia timur , eropa , timur tengah . Lantas apa mau ditarik ke wilayah agama?<span id="more-70"></span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';"> juga yang lebih konyol lagi. <span class="nfakpe">Perang</span> Dunia II juga mau dikaitkan dengan agamanya. Padahal Prancis dan Italia biarpun rakyatnya beragama mayoritas sama , mereka berbeda kubu. Dan begitu pula Tiongkok dan Jepang.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">200 tahun sesudah <span class="nfakpe">perang</span> salib usai. <span class="nfakpe">Perang</span> 100 tahun belum lagi berakhir antara Inggris dan Prancis. Begitu tertekannya sang Dauphine (raja prancis yang belum resmi) sampai mempercayakan seluruh kekuatan militer prancis pada seorang wanita belasan tahun yang bernama st. joan of arc. Kedua kubu bertempur dengan berkat pendeta. Inikah <span class="nfakpe">perang</span> salib yang sesungguhnya? Salib melawan Salib? Mau di tarik ke wilayah agama lagi? Nasrani haus darah?</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Menjauh dari wilayah Eropa , kita ke Asia Timur. Akhir abad 16 , Nobunaga membantai biksu di bukit Hiei , dan kemudian suksesornya , Hideyoshi dan Tokugawa menumpas kaum nasrani. umat manakah yang haus darah? 200 tahun sebelumnya. Laksamana Cheng Ho sampai harus ikut campur dalam pertempuran abadi di Srilanka, antara Sinhala yang homogen beragama X dan Tamil yang beragama Y? Inikah <span class="nfakpe">perang</span> agama ? Umat beragama manakah yang haus darah?</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Kembali ke Jepang. Hideyoshi membumihanguskan dinasti Joseon Korea, tetapi dipukul mundur oleh bantuan dinasti Ming. Tak pelak lagi kedua kubu itu beragama X. Umat beragama X haus darahkah? Disini Angkatan Laut Jepang mengalami kekalahan dari pihak Korea untuk pertama kalinya sebelum di hajar AL USA dalam <span class="nfakpe">perang</span> dunia II 5 abad kemudian. Lantas siapa rohaniwan disana yang bertugas memberkati pasukan Jepang yang beringas?Pasukan Jepang tentu saja beragama X.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Kita ke Asia Selatan. Abad 20 , India Raya berpisah. Pakistan beragama X dan India beragama Y. Dapatkah disimpulkan ini menjadi <span class="nfakpe">perang</span> X vs Y?.Didalam negara India juga ada minoritas Sikh , kebetulan salah satunya adalah pembunuh Indira Gandhi. Apakah agama Z itu haus darah?.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Tak jauh dari masa kita sekarang. Thailand beragama X berhadapan dengan minoritas beragama Y, Filipina beragama A berhadapan dengan minoritas beragama B. Indonesia beragama C berhadapan dengan minoritas beragama C (hahahaha) di ujung barat dan minoritas beragama D di ujung timur. dan di Maluku dan Poso terjadi pertempuran umat B vs Umat C. Kita harus mempertimbangkan juga suasana politik yang terjadi di belakangnya. Maluku meledak pada saat era pemerintahan Gus Dur. Dan bisa pula dikaitkan sebagai usaha segelintir orang untuk menggoyang Gus Dur.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Dalam menyikapi peperangan adalah:<br />
1. <span class="nfakpe">Perang</span> membutuhkan alasan. Pernahkah mendengar <span class="nfakpe">perang</span> kedua negara terjadi karena pertandingan sepakbola. Ini terjadi kalau tidak salah di dua negara kecil di amerika tengah.<br />
2. <span class="nfakpe">Perang</span> membutuhkan musuh bersama atau sekaligus simbol pemersatu.(bisa etnis , agama , ideologi , tergantung mana dulu yang memenuhi syarat) Ini terjadi pada <span class="nfakpe">perang</span> salib , dan konflik separatis dimanapun. (Tibet Buddha , Chechnya Muslim, Papua Katolik, Mindanao, Irlandia Katolik). Musuh bersama juga digunakan junta militer argentina dalam membangkitkan nasionalisme<br />
Argentina dalam <span class="nfakpe">perang</span> Falkland/Malvinas melawan Inggris. Nepal beragama X juga menghadapi gejolak &#8220;umat&#8221; berideologi Mao.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">3. dalam diri seseorang dia akan beragama X, beretnis Y , berkebangsaan Z , dan berideologi W. Tidak selamanya orang akan berada pada satu daerah konflik sementara begitu banyak agregasi yang ada pada dirinya untuk X,Y,Z,W sembarang. Jadi jika tetap ngotot mengaitkan sebuah konflik beragama X ,jangan dilupakan bahwa etnis Y , bangza Z dan ideologinya bisa saja berbeda. Mengadili suatu umat beragama X ,a akan menyeret etnis sembarang yang kebetulan beragama X. Mengadili suatu etnis Y , akan menyeret sembarang agama yang kebetulan beretnis sama. Analisis yang dihasilkan akan menyerupai<br />
usaha Sisyphus yang mengangkat batu berulang &#8211; berulang &#8230;..perjalanan yang sia-sia saja seperti hamster.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Sengaja saya tidak menyinggung tentang Tiongkok. Yang sejarah ribuan tahunnya dengan kebudayaan tinggi juga tidak jauh dari bau anyir peperangan. Apa penyebab peperangan dari rakyat yang berbudaya tinggi dan juga menganut kearifan agama timur?<br />
Ada yang tahu apa penyebabnya?</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/parahyangan.wordpress.com/70/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/parahyangan.wordpress.com/70/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/parahyangan.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/parahyangan.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/parahyangan.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/parahyangan.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/parahyangan.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/parahyangan.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/parahyangan.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/parahyangan.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/parahyangan.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/parahyangan.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=parahyangan.wordpress.com&blog=1759200&post=70&subd=parahyangan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://parahyangan.wordpress.com/2008/03/29/perang-dan-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8109209dab6aa452a3c9e7259c2b27e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dada</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://parahyangan.files.wordpress.com/2008/03/addis-religion-war-cartoon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">addis-religion-war-cartoon.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>