Timbangan Dacing Dan Sejarah Perdagangan Di Nusantara

Budaya-Tionghoa.Net | Timbangan adalah salah satu bagian terpenting dari perdagangan . Ketika orang Tionghoa merantau ke daerah jauh dan ada yang terjun ke perdagangan , timbangan yang sekarang sudah dianggap sebagai timbangan  adalah instrumen vital dalam perdagangan.

Orang Tionghoa memang sudah memainkan peranan penting dalam perdagangan internasional . Mereka sudah hadir lebih awal dari bangsa Barat di Nusantara. Mereka sedemikian pandai berdagang sehingga Fernand Braudel dalam “Civilization And Capitalism” menyebutkan bahwa orang Tionghoa sudah berkeliling ke berbagai negri , dengan timbangan di tangan, membeli semua rempah yang ditemui . Setelah menimbang mereka dapat menentukan kuantitas seperti berat dan kemudian menawarkan pembayaran . Banyaknya tergantung pada kebutuhan si penjual . Dengan cara ini orang Tionghoa dapat mengakumulasi komoditas yang diperlukan dengan kapasitas kapal yang datang dari Tiongkok dan menjualnya senilai lima puluh ribu caixas [sapekes] padahal modalnya hanya 12 ribu. Tak kurang dari Marcopolo sendiri memperkirakan bahwa konsumsi Tiongkok terhadap rempah-rempah dimasanya ratusan kali daripada Eropa. [Braudel , p130]

Dalam buku “Jaringan Asia” [Dennys Lombard] , disebutkan bahwa para pedagang membawa dua alat yang khas , yaitu timbangan bernampan satu dan sipoa . Yang satu perannya untuk menimbang , satu lagi untuk menghitung.

Timbangan bernampan satu itu disebut dacing [Dacheng] yang tercatat hadir di nusantara sejak abad 16. Frederick de Houtman menyebut alat untuk menimbang lada di Aceh pada tahun 1588 , saat itu di Tiongkok sedang memasuki akhir masa Dinasti Ming.||| READ MORE

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s