Kajian The Satanic Bible + Daftar Setan Dari Berbagai Bangsa

Bentara.Asia – Sumber lain tentang Setan selain dari kitab suci adalah justru dari Satanic Bible itu sendiri.  Bahkan Satanic Bible bisa di jual dan di beli bebas seperti pada situs populer Amazon. Berbeda dengan karya sastra Rushdie , Satanic Verses yang justru mendapat hukuman nyaris “mati”. Lavey yang dengan terang-terangan menyatakan dirinya sebagai representasi Satan itu justru aman dibawah lindungan kapitalisme dan kebebasan yang ada. Demikianlah riwayat para buku “bidaah” dan dianggap “bidaah” itu berbeda nasib.

Buku-Buku Sesat

Umberto Eco dalam The Name Of The Rose menceritakan bagaimana suatu kitab “bidaah” mengundang polemik berkepanjangan. Bagaimana suatu kitab “bidaah” bagaikan setitik nila yang meracuni seluruh isi perpustakaan. Jorge dalam karakter itu berusaha membunuh siapapun yang hendak mengambil buku “bidaah” tersebut. Kebijaksanaan Eco tergambar dalam novel rumitnya itu. Kitab “bidaah” pun bermanfaat , karena dengan adanya kitab itu , maka kitab kebenaran semakin berkilauan .

Saya tidak ada tendensi agama , atau sebaliknya , anti agama , dalam usaha mencari informasi dan pengetahuan,  keterkaitan satu sama lain setiap informasi yang ada. Ini seperti kegairahan yang tidak terukur. Jadi saya menganggap Satanic Bible juga semacam sumber informasi , terlepas dari mantra-mantra berbahasa enochian dan ritual – ritual yang aneh itu. Adalah menarik bagaimana Lavey mendeskripsikan dirinya sebagai Setan dan pada akhirnya mendeskripsikan Setan itu sendiri. Secara lelucon dapat di pandang sebagai otobiografi sang Setan.

Dalam dunia global , kitab-kitab dengan stigma sesat ini sudah tidak mungkin dilarang apalagi berusaha di hilangkan. Alangkah lebih baik memberikan pendapat kontra daripada membuat manusia penasaran dan semakin ingin membacanya. Atau malah memanfaatkannya untuk menggali informasi.

bahwa Satanisme di masa lalu selalu atau setidaknya atau sebagian, memiliki karakteristik hewan, bukti bahwa manusia yang terus-menerus perlu untuk menyangkal bahwa dia juga adalah binatang.  Babi itu dibenci oleh orang Yahudi dan orang Mesir. Melambangkan dewa Frey, Osiris,  Adonis, Persephone, Attis, dan Demeter, dan dikorbankan untuk Osiris dan Bulan. Namun, dalam  waktu, itu menjadi terdegradasi menjadi Setan. Baik Baal dan Beelzebub yang identik dengan kotoran kumbang atau scarabaeus dari Mesir yang tampaknya membangkitkan dirinya sendiri, sama seperti mitos burung,  phoenix, bangkit dari abu sendiri.Dalam Satanic Bible juga di sebutkan bahwa Yahudi kuno percaya, melalui kontak dengan Persia, bahwa dua kekuatan besar di dunia ini Ahura-Mazda, dewa api, cahaya, kehidupan,  dan kebaikan; dan Ahriman, ular, dewa kegelapan, kehancuran, kematian, dan kejahatan. Ini, dan banyak contoh lain, tidak hanya manusia menggambarkan setan sebagai binatang, tetapi juga menunjukkan kebutuhannya untuk mengorbankan hewan asli dewa. Pada waktu Era Reformasi Protestan, di abad 16, sang alkemis, Dr Johann Faustus, menemukan metode pemanggilan setan – Mephistopheles – dari neraka dan membuat perjanjian dengannya. Ia menandatangani kontrak dalam darah untuk mengubah jiwanya ke Mephistopheles sebagai imbalan keabadian. Ketika tiba waktunya untuk Faustus mati, ia pensiun ke kamarnya dan meledak berkeping-keping seakan telah meledak.Para nabi yang menulis Alkitab tidak tahu kata “neraka”; mereka menggunakan Sheol Ibrani dan Yunani Hades, yang berarti kuburan; juga Tartaros Yunani, yang adalah tempat tinggal malaikat yang jatuh, dunia bawah (di dalam bumi), dan neraka, yang merupakan lembah dekat Yerusalem di mana Moloch berkuasa dan sampah dibuang dan dibakar. Ini bahwa Gereja Kristen telah berkembang gagasan tentang “api dan belerang” di neraka. Neraka Protestan dan Katolik adalah neraka adalah tempat hukuman kekal, namun yang Katolik juga percaya ada purgatory, semacam  “api penyucian” di mana semua jiwa-jiwa pergi untuk sementara waktu, dan “Limbo” dimana jiwa dibaptis pergi. Neraka Buddha dibagi menjadi delapan bagian, tujuh pertama yang dapat diampuni. (Sumber – The Satanic Bible – Anton La Vey , Disadur di terjemahkan oleh Bentara.Asia)

Via Negativa

Bagaimana cara menyikapi sebuah buku sesat? Sebelumnya sudah di jelaskan . Suatu buku sesat memiliki peran penting seperti yang di maksudkan Umberto Eco. Kurang lebih seperti bintang yang justru semakin terang benderang di tengah kegelapan malam. Dalam film “The Exorcist Of Emily Rose” ditunjukkan praktik Via Negativa . Tuhan digambarkan dalam film itu memberi ijin setan merasuki seorang gadis bernama Emily. Kenapa Tuhan mengijinkan hal tersebut?

Dunia semakin modern . Dan manusia semakin agnostic (tentu dengan berbagai varian yang lebih spesifik) . Eksistensi mahluk adi alami seperti tuhan dan iblis semakin meragukan . Eksistensinya di pertanyakan. Maka Tuhan mengijinkan setan merasuki tubuh si gadis itu. Tuhan tidak perlu menampakkan diri terhadap manusia , sebagai gantinya Setan yang diperalat untuk itu. Karena basic logicnya adalah , dengan adanya eksistensi Setan , maka akan membuktikan secara langsung eksistensi Tuhan.

Saya terinspirasi  ide Via Negativa , ini dari Philo , seorang filsuf Yunani Kuno.Dengan adanya buku sesat maka justru akan mempertegas buku – buku kebenaran. Seperti bintang yang justru semakin terang di tengah kegelapan malam. Dengan adanya Satanic Bible ini justru mempertegas keberadaan Kitab-Kitab suci agama dunia.

Salah satu informasi berharga dari Satanic Bible lainnya adalah daftar Kerajaan Iblis yang di rilis Satanic Bible itu sendiri. Ini sangat berguna bagi penelitian sejarah dan mitologi seluruh bangsa di muka bumi ini .

shimen takezo , 032010

Bentara.Asia | Sumber : The Satanic Bible

Appendix : Kerajaan Neraka Menurut Satanic Bible

THE FOUR CROWN PRINCES OF HELL
SATAN – (Hebrew) adversary, opposite, accuser, Lord of fire, the inferno, the south
LUCIFER – (Roman) bringer of light, enlightenment, the air, the morning star, the east
BELIAL – (Hebrew) without a master, baseness of the earth, independence, the north
LEVIATHAN – (Hebrew) the serpent out of the deeps, the sea, the west

THE INFERNAL NAMES
Abaddon – (Hebrew) the destroyer
Adramelech – Samarian devil
Ahpuch – Mayan devil
Ahriman – Mazdean devil
Amon – Egyptian ram-headed god of life and reproduction
Apollyon – Greek synonym for Satan, the arch fiend
Asmodeus – Hebrew devil of sensuality and luxury, originally “creature of judgement”
Astaroth – Phoenician goddess of lasciviousness, equivalent of Babylonian Ishtar
Azazel – (Hebrew) taught man to make weapons of war, introduced cosmetics
Baalberith – Canaanite Lord of the covenant who was later made a devil
Balaam – Hebrew Devil of avarice and greed
Baphomet – worshipped by the Templars as symbolic of Satan
Bast – Egyptian goddess of pleasure represented by the cat
Beelzebub – (Hebrew) Lord of the Flies, taken from symbolism of the scarab
Behemoth – Hebrew personification of Satan in the form of an elephant
Beherit – Syriac name for Satan
Bilé – Celtic god of Hell
Chemosh – national god of Moabites, later a devil
Cimeries – rides a black horse and rules Africa
Coyote – American Indian devil
Dagon – Philistine avenging devil of the sea
Damballa – Voodoo serpent god
Demogorgon – Greek name of the devil, it is said should not be known to mortals
Diabolus – (Greek) “flowing downwards”
Dracula – Romanian name for devil
Emma-O – Japanese ruler of Hell
Euronymous – Greek prince of death
Fenriz – son of Loki, depicted as a wolf
Gorgo – dim. of Demogorgon, Greek name of the devil
Haborym – Hebrew synonym for Satan
Hecate – Greek goddess of the underworld and witchcraft
Ishtar – Babylonian goddess of fertility
Kali – (Hindu) daughter of Shiva, high priestess of the Thuggees
Lilith – Hebrew female devil, Adam’s first wife who taught him the ropes
Loki – Teutonic devil
Mammon – Aramaic god of wealth and profit
Mania – Etruscan goddess of Hell
Mantus – Etruscan god of Hell
Marduk – god of the city of Babylon
Mastema – Hebrew synonym for Satan
Melek Taus – Yezidi devil
Mephistopheles – (Greek) he who shuns the light, q. v. Faust
Metztli – Aztec goddess of the night
Mictian – Aztec god of death
Midgard – son of Loki, depicted as a serpent
Milcom – Ammonite devil
Moloch – Phoenician and Canaanite devil
Mormo – (Greek) King of the Ghouls, consort of Hecate
Naamah – Hebrew female devil of seduction
Nergal – Babylonian god of Hades
Nihasa – American Indian devil
Nija – Polish god of the underworld
O-Yama – Japanese name for Satan
Pan – Greek god of lust, later relegated to devildom
Pluto – Greek god of the underworld
Proserpine – Greek queen of the underworld
Pwcca – Welsh name for Satan
Rimmon – Syrian devil worshipped at Damascus
Sabazios – Phrygian origin, identified with Dionysos, snake worship
Saitan – Enochian equivalent of Satan
Sammael – (Hebrew) “venom of God”
Samnu – Central Asian devil
Sedit – American Indian devil
Sekhmet – Egyptian goddess of vengeance
Set – Egyptian devil
Shaitan – Arabic name for Satan
Shiva – (Hindu) the destroyer
Supay – Inca god of the underworld
T’an-mo – Chinese counterpart to the devil, covetousness, desire
Tchort – Russian name for Satan, “black god”
Tezcatlipoca – Aztec god of Hell
Thamuz – Sumerian god who later was relegated to devildom
Thoth – Egyptian god of magic
Tunrida – Scandanavian female devil
Typhon – Greek personification of Satan
Yaotzin – Aztec god of Hell
Yen-lo-Wang – Chinese ruler of Hell

2 thoughts on “Kajian The Satanic Bible + Daftar Setan Dari Berbagai Bangsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s