Kagemusha 影武者 – Akira Kurosawa
Film ini menceritakan tentang kisah seorang warlord besar dalam sejarah Jepang di era Ashikaga (Japan medieval) yang bernama Takeda Shingen. Sesaat sebelum kematiannya, Takeda telah menyiapkan orang pengganti (The Double) yang mirip dengan dirinya, dan saat itu Clan Takeda sedang berseteru melawan clan Oda(Nobunaga) dan clan Tokugawa(Ieyasu), persiapan si Shingen palsu ini dimaksudkan untuk menipu musuhnya agar tidak menyerang, hal itu akan terjadi kalau pihak musuh tidak mengetahui, atau ragu, dalam menyikapi benar tidaknya kematian Shingen yang asli. Daya tarik utama dari film ini adalah saat si Shingen palsu (Kagemusha), berusaha menggantikan peran dari Shingen yang asli. Sangat memukau, menyedihkan, mengharukan.
Untuk penggemar film-film epic, Kagemusha ini dianjurkan untuk ditonton, tapi jangan mengharapkan film-film Akira Kurosawa akan seglamour film2 Holywood. Film ini lebih menonjolkan kekuatan gambar, dan cenderung hening walau sepanjang filmnya banyak dijumpai pasukan samurai yang hilir-mudik. “Keheningan” khas Kurosawa menjadikan film ini lebih dramatis.
Menjadi orang lain ternyata tidaklah semudah menjadi diri sendiri, walau orang lain itu adalah raja dan anda hanya seorang proletar (rakyat jelata) …..
Takeda Shingen: Tokoh dalam film Kagemusha ini terkenal dengan slogan2 militer “Secepat Angin”Seanggun rimba belantara” Menjarah bagaikan api Kokoh bagaikan gunung.
Sekarang bandingkan dengan bait2 dari Sun Tsu ribuan tahun sebelumnya.
Dalam bergerak hendaknya secepat angin
Dalam gerakan lambat, hendaknya seanggun rimba belantara
Dalam menggerebek dan menjarah, mengganaslah seperti api.
Dalam bertahan, bertahanlah sekokoh gunung. Dan seterusnya



